Tim UMM Lakukan Pengabdian di Desa Adat Ngadas

Tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan pendampingan di Desa Wisata Adat Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.  Melalui Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Kemenristekdikti, tim melakukan penguatan melalui model science–techno–tourism–park.

Tim melakukan pendampingan melalui pembuatan olahan makanan dan minuman berbahan dasar hasil pertanian Desa Ngadas, yaitu terong Belanda (Solanum betaceum) dan kentang. Terong Belanda adalah tanaman yang tidak tergantung pada musim, selalu berbuah, sehingga dapat diolah dan diproduksi menjadi minuman khas Desa Ngadas.

Minuman olahan buah terong Belanda ini sedang diproses merek dagangnya, sehingga menjadi bagian dari hak kekayaan intelektual agar terlindungi merek produk minuman ini. Sedangkan, hasil pertanian kentang yang biasanya dijual mentah, kini ibu-ibu PKK telah dapat memproduksi makanan olahan kentang seperti unthuk yuyu dan keripik kentang.

Tim pengabdi UMM juga mengadakan program pelatihan percakapan dalam bahasa Inggris bagi pengurus karang taruna yang disiapkan menjadi local tour guide. Para pengurus karang taruna disiapkan untuk jadi pemandu wisata. Pelatihan ini diperlukan mengingat  banyak wisatawan mancanegara yang sering berkunjung dan menggunakan jasa transportasi yang dikelola oleh warga desa.

Tim pengabdi UMM ini juga membuat buku pemandu wisata, buku ini memberikan gambaran potensi Desa Ngadas dan menjadi petunjuk bagaimana menjadi pemandu wisata.



Tim pengabdi UMM ini diketuai oleh Dr Vina Salviana Darvina Soedarwo MSi. Anggotanya ada tiga, yakni anggota Dr Nurul Zuriah MSi, Dr Ratih Yuliati MM, dan Ir Suwignyo MT. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini masih berlanjut sampai tahun 2019 mendatang. Salah satu programnya adalah menambah fasilitas bagi wisatawan, yaitu dibangunnya sarana flying fox di area spot foto (yang telah dibangun tahun lalu). Dengan dukungan dan kerja bareng pihak pemerintah daerah Kabupaten Malang, dalam hal ini dinas pariwisata dan kebudayaan. Mimpi Desa Ngadas sebagai Desa Wisata Adat yang akan melejit menjadi ikon wisata Kabupaten Malang akan terwujud apabila adanya sinergitas antara tim pengabdi Universitas Muhammadiyah Malang, masyarakat Desa Ngadas, dan Pemerintah Kabupaten Malang.

Pewarta: *
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Irham Thoriq
Foto: UMM