Tim Relawan Ganjar Laporkan Akun Palsu @ganjar2periode

Tim Relawan Ganjar Laporkan Akun Palsu @ganjar2periode

Akun palsu Ganjar Pranowo
(Screenshot)

RADAR MALANG ONLINE – Tim Relawan media sosial Ganjar Pranowo melaporkan akun twitter @ganjar2periode ke Polda Jateng. Pasalnya, akun tersebut telah mengunggah gambar yang terindikasi mengandung unsur kampanye hitam.

Juru Bicara Relawan Ganjar Pranowo, Priyanto mengaku telah berkoordinasi dengan Satgas Cyber Polda Jateng terkait pelaporan ini.

“Pertama karena akun ini palsu dan postingannya merugikan kami, kami berharap segera ditindak dan ditemukan pemilik akun tersebut,” katanya, Kamis (15/2).



Akun @ganjar2periode itu sendiri diketahui telah mengunggah sebuah foto bergambar kompetitor Ganjar di Pilgub belakang bendera Israel dan disertai kicauan. “Jangan pilih Sudirman Said. Dia ternyata merupakan keturunan kristen yang berkedok islam!”.

Kicauan itu telah dibagikan sebanyak 39 kali dengan 112 komentar dan 40 like. Foto screenshoot postingan tersebut pun diketahui juga telah disebarkan melalui sejumlah grup Whatsapp.

Akun sudah di-blocked
(Screenshot)

Ganjar Pranowo sendiri sudah mengomentari akun tersebut pada kicauannya di akun @ganjarpranowo pada Rabu (14/2), kemarin. Ia menyayangkan penggunaan namanya sebagai akun untuk menjatuhkan lawan politik. “Kenapa kalian tega menggunakan nama saya untuk memfitnah orang?” tulis Ganjar.

Menurut Priyanto, pihaknya melakukan pelaporan lantaran postingan tersebut seolah-olah menyudutkan Sudirman Said. Namun, efek yang ditimbulkan justru merugikan jagoannya. Apalagi, postingan tersebut terang-terangan mengumbar kampanye hitam dan dinilai akan menuai reaksi negatif dari warganet.

“Dengan unggahan tersebut, seolah-olah kami relawan Ganjar menjadi penyebar kampanye hitam. Padahal itu bukan akun kami dan kami menolak kampanye hitam. Maka jelas, kami yang dirugikan, pak Ganjar yang lebih dirugikan, bukan pihak lawan,” tegasnya

Lebih jauh, Priyanto mengungkapkan bahwasanya Ganjar sudah menginstruksikan tim media sosial miliknya terkait larangan menyebarkan kampanye hitam. Justru masyarakat harus diedukasi dengan program dan pencapaian petahana.

“Petunjuk Bapak Ganjar sudah jelas, kita tidak boleh mengumbar kampanye hitam. Seluruh tim satu komando melaksanakan,” tandasnya.


(gul/JPC)