Tim Labfor Polda Jatim Ajak Sugeng Sisir Lokasi Mutilasi Pasar Besar Malang

Sugeng pemutilasi mayat di Pasar Besar Malang

KOTA MALANG – Pendalaman kasus mayat mutilasi yang ditemukan di Pasar Besar Malang (PBM) terus dilakukan. Usai meringkus pelaku bernama Sugeng, 49, siang ini (16/4) tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim mengajak pria berambut ikal ini terjun ke TKP bersama Kanit Inafis Polres Malang Kota, Ipda Subandi.

Menurut Subandi, siang ini tim Labfor Polda Jatim sedang melakukan uji fisik barang bukti yang ditemukan pihak kepolisian. Seluruh barang bukti termasuk pakaian dan spanduk yang diduga untuk menghabisi nyawa korban digelar di TKP. Tampak Sugeng yang berdiri di dekat barang bukti menjawab satu persatu pertanyaan dari Labfor.

“Jadi hari ini kita cocokan antara barang bukti yang ditemukan polisi dengan pengakuan Sugeng di TKP. Karena kan cerita pengakuan belum tentu sama dengan cerita kalau sudah di TKP. Ini untuk memastikan apakah terduga pelaku bisa dinaikkan statusnya menjadi tersangka,” bebernya.

Selain uji fisik dalam bentuk barang bukti, Subandi juga menegaskan bahwa Labfor juga mencocokkan bercak darah di sekitar tangga dengan pengakuan korban. Pengakuan sebelumnya, Sugeng hanya mengaku memutilasi tanpa melakukan pembunuhan.

Sugeng yang siang ini memakai baju putih dan memakai celana jeans gelap tak sedikitpun memeprlihatkan ekspresi senang maupun sedih, ekspresinya sangat datar. Usai menyisir kamar mandi dan area tangga, ia digiring kembali masuk ke mobil.



Sedangkan tim Labfor masih sibuk memeriksa area kamar mandi tempat bagian badan mayat wanita ditemukan. Namun setelah selesai, pihak Labfor masih belum ada yang bisa dimintai keterangan. Sehingga belum jelas apa hasil dari uji fisik tersebut.

Subandi menambahkan jika dalam uji fisik tersebut akan menentukan apakah status warga Jodipan itu akan dinaikkan sebagai tersangka. “Saya masih belum tahu hasilnya, masih belum bisa menyimpulkan,” tegas dia.

Pewarta: Rida Ayu
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Rida Ayu