Tim Labfor Bakal Selidiki Ruko Dinoyo

MALANG KOTA – Ruko Sport Mania di Jalan MT Haryono, Dinoyo, Kota Malang, yang terbakar Sabtu lalu (20/1) belum bisa disebutkan penyebab pasti kebakarannya. Tim Labfor (Laboratorium Forensik) Polda Jatim belum didatangkan untuk menyelidiki toko perlengkapan olahraga yang sudah diasuransikan pemiliknya itu. Sementara sejumlah barang di sana dijual dengan potongan harga.

Pemilik ruko Sport Mania, Abdul Muni menyatakan, dari audit ter-update-nya, kerugian ditaksir mencapai Rp 5 miliar. Di tokonya yang sudah gosong itu, dia menyatakan memberi potongan harga kepada pembeli yang sudah berjubel di ruko itu.

”Tidak ada yang obral. Saya hanya beri potongan harga kepada para pembeli,” terangnya.

Dia menceritakan, awalnya pihaknya menjemur barang basah di depan ruko. Warga yang melintas di jalan itu kemudian banyak yang mampir dan melakukan penawaran. Setelah melihat-lihat dan harganya cocok, kata Abdul Muni, ternyata banyak yang meminta potongan harga.

”Awalnya satu dua orang datang. Lha kok terus membeludak,” kagetnya.



Sebenarnya, kata dia, potongan yang diberikan kepada pembeli hanya 20 persen. Namun, dia juga membolehkan masyarakat mengambil barang dagangan secara gratis yang sudah cacat karena kebakaran. Sementara barang yang masih aman dari kebakaran tidak dikeluarkan pemilik ruko itu.

Dia melanjutkan, kebakaran yang terjadi diduga karena ledakan genset. Bahkan, kebakaran itu, kata dia, melahap 70 persen dari semua isi ruko. Dia melanjutkan, dia sudah mengasuransikan ruko tersebut sebesar Rp 2 miliar. Sementara barang jualan yang diklaim mencapai Rp 3 miliar itu tidak dia asuransikan.

”Kami akan datangkan tim labfor (untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran, Red),” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiyono menyatakan, pihaknya belum menerima permintaan kedatangan tim labfor. Bahkan, kata dia, pemilik ruko perlu mengantongi hasil labfor jika akan melakukan klaim asuransi. Pihaknya, kata mantan Kapolsek Bumiaji Kota Batu itu, juga menduga jika penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Namun, hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

”Kalau mau klaim asuransi harus ada tim labfor,” singkat Pujiyono.

Untuk diketahui, peristiwa kebakaran di ruko Jalan MT Haryono itu kali pertama diketahui Wahyu, salah satu karyawan Sport Mania. Sabtu (20/1) sekitar pukul 09.05, Wahyu yang bersih-bersih sekaligus menata barang di gudang lantai II ruko itu mendengar ada suara ledakan dan mencium bau seperti barang yang terbakar.

Kemudian sekitar pukul 09.25, polisi mendatangi lokasi. Beberapa saat kemudian, tepatnya pukul 09.30 enam unit mobil PMK (Pemadam Kebakaran) Kota Malang tiba dan langsung melakukan pemadaman. Namun, kobaran api terus membesar. Sebagian kobaran api merembet ke arah timur dan menjilat tumpukan sepatu di lantai II Sports Station. Sementara itu, api juga merembet ke arah barat dan menghanguskan lantai II Dannis Collection yang letaknya bersebelahan dengan Sport Mania.

Meski sejumlah barang jualan ludes dilalap api, ternyata masih banyak sisa barang yang layak jual. Kemarin sekitar pukul 10.00, ratusan warga sekitar dan mahasiswa, terlihat memadati ruko yang sudah gosong itu. Ada apa? Ternyata ada diskon untuk barang yang dijual ruko tersebut.

”Kaus-kaus banyak diobral. Harganya Rp 150 ribu jadi Rp 70 ribu,” singkat Rias, 35, warga Dinoyo.

Pewarta : Fajrus Shiddiq
Penyunting : Aris Syaiful
Copy Editor : Dwi Lindawati
Foto: Avirista Midaada