Tim Heavynano Berjaya di Compfest 11

Langkah Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menetapkan Kota Malang sebagai gudangnya pembuat game dan animasi sudah cukup tepat. Sebab, banyak anak-anak muda kreatif dari Kota Malang yang sukses mengukir prestasi di bidang tersebut.

Baru-baru ini, tim Heavynano Studio dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (UB) Malang berhasil mendapat medali Game of The Year untuk kategori Indie Game Ignite dalam ajang Compfest ke-11 di Universitas Indonesia.

Tim yang digawangi Wildan Rahmat Ramadhan selaku programmer, Mujiburrahman Haikal Fajry selaku penata musik dan design gameplay serta Vivian Dzikriany Azis selaku art designer ini mengaku bila ajang Compfest itu cukup bergengsi di kalangan mahasiswa jurusan komputer. ”Meski saat membuat game, patokannya pasti tokoh-tokohnya dari game Jepang atau Amerika, kami ingin ada sentuhan Jawa-nya,” terang Haikal.

Game Melody of The Light buatan mereka memiliki tokoh utama bernama Kinanthi. Di dalam game tersebut, para pemain akan diajak mengeksplorasi kehidupan Kinanthi yang berlika-liku mencari ayahnya di dalam dunia bernama The Origin.

Kinanthi harus mengumpulkan item dan mendapatkan skill untuk bisa mencapai tujuannya. Untuk musuh yang harus dilawan para pemain, namanya pun berasal dari nama-nama hantu Nusantara.

Game itu mengambil inspirasi dari hantu-hantu khas Nusantara, seperti Moto Satampah, Banaspati, dan Jelangkung sebagai monster yang harus ditaklukkan dalam game. Untuk desain game, mereka menggunakan art style berupa pixel art. Konsep ini diangkat karena belakangan ini pixel art kembali menjadi tren yang berkembang.

Fitur di dalam game itu juga sama seperti game yang sudah populer di kalangan para gamers. Sehingga, para juri menobatkan game ini sangat pantas dikembangkan untuk masuk ranah komersialisasi. Dengan dinobatkannya Melody of The Light sebagai Game of The Year, tim Heavynano Studio berhak menerima dana pengembangan senilai Rp 10 juta. 

Pewarta : Sandra Desi
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya