Tiket Sold Out Tapi Stadion Lengang, Ini Alasan Panpel

KEPANJEN – Siapa bilang tiket laga super big match antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya Sabtu (6/10/2018) sore sudah sold out alias ludes terjual? Sebab, kenyataannya ternyata tidak demikian. Beberapa bagian tribun Stadion Kanjuruhan tempat digelarnya laga tersebut ternyata banyak yang masih terlihat lengang.

Dikabarkan sebelumnya, sebanyak 45 ribu tiket sudah ludes terjual, ternyata total jumlah penonton yang terhitung pada laga sore itu hanya sebanyak 26.293 saja. Tentu saja hal tersebut membuat kondisi yang sebelumnya diprediksi bakal meluber ke sentel ban, ternyata tidak terjadi.

Hal tersebut mengindikasikan bahwa masih banyaknya calo atau makelar yang memborong tiket pertandingan tersebut dan membuat Aremania malas berangkat ke stadion lantaran takut tidak kebagian tiket. Padahal, pihak manajemen telah membuat woro-woro kepada Aremania dianjurkan agar tidak datang jika mereka tidak betiket.

Namun ketika disinggung mengenai hal itu (calo), ketua panpel Arema FC Abdul Haris mengelak. Menurutnya, jumlah penonton yang bahkan tidak sampai 30 ribu tersebut dipengaruhi oleh perubahan jadwal pertandingan.

“Jadwal pertandingan tersebut mempengaruhi kehadiran suporter,” ujar Haris.



Ia beranggapan bahwa jika laga tersebut digelar pada hari Minggu (7/10/2018), sedikitnya jumlah suporter pada laga melawan Persebaya Surabaya tidak akan terjadi. Hal tersebut dikarenakan banyaknya yang masih bekerja dan belum sempat datang ke Malang.

“Banyak yang masih bekerja, atau masih sekolah. Jadi waktunya mepet,” tambah Haris.

Disinggung mengenai apakah tiket bakal dikembalikan kepada pihak, menurut Haris ada beberapa pilihan. Namun jika tiket tersebut dikembalikan, maka hal itu adalah kerugian bagi Arema FC dari segi pendapatan.

Ia menjelaskan, jauh sebelum pertandingan, tket telah didistribusikan ke korwil-korwil Aremania. Jika kemudian korwil sebagai mitra mengembalikan tiket yang tidak terjual tersebut, maka kemungkinan besar tiket tersebut akan ditolak oleh panpel. Namun. keputusan bisa atau tidaknya tiket dikembalikan, masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak manajemen.

“Kalau dari panpel hanya sebatas pelaksana. Kami akan bicarakan hal ini dengan CEO agar nanti bisa diselesaikan dengan baik,” tutupnya.

Pewarta : Gigih Mazda
Foto : Gigih Mazda
Penyunting : Shuvia Rahma