Tiga Pesan Penting Presiden PKS untuk Sudrajat-Syaikhu di Pilgub Jabar

Pasangan Sudrajat-Syaikhu mengelar kampanye dengan format doa besama di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Jawa Barat, Minggu (29/4).

Pertama, dia meminta pasangan Asyik untuk meluruskan kembali niatnya untuk memimpin Jawa Barat (Jabar). Dia juga meminta, keduanya harus bisa memperjuangkan masyarakat Jabar.

“Jadi gubernur bukan untuk menjadi kepentingan pribadi, tapi semata-mata untuk kepentingan Jabar,” kata Sohibul di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, Jawa Barat, Minggu (29/4).

Presiden PKS M Sohibul Iman.
(dok. RADAR MALANG ONLINE)

Kedua, Sohibul mengingatkan, agar pasangan Asyik bisa merealisasikan janji-janji kampanyenya. Dia pun mengingatkan pasangan ini untuk tidak mengingkari janjinya.

“Tidak boleh ada satu pun janji yang tidak dilaksanakan. Sekalinya kita berbohong dalam kepemimpinan, maka orang itu akan tercela,” ungkapnya.



Terakhir, Sohibul menegaskan, dirinya mengharapakan kedua pasangan ini dapat menjadi pemimpin yang memberikan ketauladanan bagi masyarakat Jabar. Salah satunya, mengenai kekompakan antara mereka berdua.

“Menurut Mendagri 90 persen lebih dari pasangan di Indonesia akur, tapi bulan ke tujuh ke atas mulai retak. Saya ingin Sudrajat-Syaikhu mulai amanat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam acara yang bertajuk ‘Doa Untuk Jawa Barat’, Sudrajat menyampaikan, akan melanjutkan tombak kepemimpinan sebelumnya, yang dipimpin oleh Ahmad Heryawan. Dia menyebut akan meningkatkan capai-capaian yang telah diraih oleh kader PKS itu.

“Jabar itu desa-desa terang-benderang, akan kita bikin lebih terang lagi. Jalannya bagus, kita bikin mulus lagi,” ucapnya.

“Saya dan Syaikhu ingin orang miskin kita bebaskan dari biaya kesehatan. Kami buka lebar-lebar pendidikan. Kan Aher sudah buka 2 juta lapangan pekerjaan. Kami buka lagi 3 juta lapangan pekerjaan biar saudara-saudara tidak nganggur,” imbuh Sudrajat.

Selain itu, dia juga menjanjikan akan membuat badan usaha milik pesantren yang dinamakan Asyik Entrepreneur. Dengan begitu, dirinya berharap masyarakat Jabar dapat menguasai perekonomian secara mandiri.


(aim/JPC)