Tiga Pejabat Kompak Minta Maaf kepada Rakyat

MALANG KOTA – Tiga kepala daerah di Malang Raya (Bupati Malang Rendra Kresna, Wali Kota Malang Moch. Anton, dan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko) kompak menggelar open house Minggu kemarin (25/6). Open house yang tepat bersamaan dengan Hari Raya Idul fitri tersebut dimanfaatkan untuk bersilaturahmi sekaligus bermaaf-maafan dengan rakyatnya

Anton menggelar open house di rumah pribadinya, Jalan Tlogo Indah 16, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru. Didampingi istrinya, Dewi Farida Suryani, dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Anton menyambut seluruh warga yang datang.

Akan tetapi, open house yang digelar Anton kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. ”Tahun sebelumnya, open house sepuluh hari full, pagi sampai sore. Tahun ini dibatasi tiga hari saja, karena kami juga ingin mudik ke Banyuwangi, ke tempat saudara,” ujar Anton di sela-sela acara Minggu kemarin (25/6).

Wali kota yang juga ketua DPC PKB Kota Malang itu menegaskan, open house ini menjadi sarana untuk mendekati rakyatnya. Dalam kesempatan itu, Anton juga menyampaikan permintaan maafnya jika ada kesalahan dalam mengambil kebijakan selama memimpin Kota Malang.

”Sudah kebiasaan kami di setiap Idul Fitri mengadakan open house untuk masyarakat. Karena bagaimanapun, keluarga kami tidak luput dalam kesalahan,” kata pejabat yang mengawali karirnya sebagai pengusaha tetes tebu itu.



Usai bermaaf-maafan, Anton juga membagikan uang kepada anak-anak dan lanjut usia (lansia). ”Untuk porsi makanan, unilimited, karena kami punya katering sendiri,” kata Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Malang itu.

Sementara itu, Bupati Malang Rendra Kresna menggelar open house di rumah pribadinya, Jalan Abdillah Gang VI, Dusun Genitri, Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis. ”Kami saling bermaaf-maafan (dengan rakyat). Siapa tahu dalam memimpin, kami ada salah kata maupun sikap,” kata Rendra.

Open house tahun ini Rendra berbagi tugas dengan istrinya, Jajuk Sulistyowati. Rendra menyambut tamu dari kalangan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, kerabat, dan rekanan. Sedangkan Jajuk menjamu warga.

Di antara pejabat yang hadir adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Malik, Wakil Bupati Malang H M. Sanusi, dan Komisaris Utama PT Anugerah Citra Abadi Iwan Kurniawan. Suguhan yang dihidangkan adalah soto pulung dowo Tumpang. ”Tahun lalu ada lontongnya juga. Tahun ini (2017) katering tutup semua. Jadi, kami pesan soto legendaris dari Kabupaten Malang,” tambah Rendra.

Di sisi lain, Wali Kota Batu Eddy Rumpoko menggelar open house terakhir di kepemimpinannya ini di samping Masjid Brigjen Soegiyono. Sebelumnya, suami Dewanti Rumpoko itu selalu menyelenggarakan open house di rumah dinas wali kota, Jalan Panglima Sudirman.

”Ini juga merupakan Hari Raya Idul Fitri terakhir saya sebagai kepala daerah. Untuk itulah saya membuat tempat yang berbeda dengan tahun lalu,” kata ER, panggilan akrab Eddy Rumpoko.

ER juga ingin halalbihalal selama satu minggu ke masyarakat. ”Yang penting, selalu tanamkan toleransi, guyub rukun, dan saling bergotong royong dalam kehiudpan bermasyarakat,” papar ayah tiga anak itu

Dewanti Rumpoko, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK yang juga wali kota terpilih berharap agar kinerja di lingkungan pemerintahan Kota Batu semakin baik. Apalagi, penghujung tahun ini dia meneruskan tugas suaminya sebagai wali kota.

Usai open house, Dewanti menyatakan akan mudik ke kampung halamannya di Jakarta. ”Saya kan asli Jakarta. Pak Eddy (Eddy Rumpoko) yang dari Malang. Jadi, besok (hari ini) sekeluarga akan ke Jakarta,” kata Dewanti.

Dalam open house kali ini tampak jajaran Kapolres Kota Batu AKBP Budi Hermanto, Kasatlantas Polres Batu AKP Ari Galang Saputra, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu Eko Suhartono. (viq/by/dia/c1/dan)