Tiga Kepala OPD Tempel Wawali

KOTA BATU – Inilah nama-nama yang berpotensi menduduki posisi Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu. Selain sudah memenuhi syarat administrasi, mereka juga bisa dibilang ”rajin” mendatangi kantor Plt Wali Kota Batu Punjul Santoso di lantai IV Balai Kota Among Tani.

Bahkan, berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Batu kemarin (13/10), tiga nama yang berpotensi tadi mendatangi ruang kerja Punjul. Hanya, ketika wartawan Jawa Pos Radar Batu menanyakan hal tersebut, tiga pria yang juga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) itu hanya tersenyum. Mereka itu adalah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu Maulidono, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu Sugeng Pramono, dan Kepala Dinas Perpustakaan Kota Batu Eko Suhartono.

”Wah, ini nanti malah dikira calon Plt sekda,” canda Eko Suhartono kepada Jawa Pos Radar Batu saat ditemui di ruang kerja Plt wali Kota Batu kemarin.

Tiga kepala OPD tersebut berada di ruang kerja Plt wali kota sekitar 20 menit. Namun, saat ditanya apakah sewaktu di dalam ruangan mendiskusikan tentang Plt sekda, mereka kompak mengalihkan pembicaraan. ”Bukan (membahas Ptl sekda). Cuma koordinasi saja,” tambahnya sambil terus tersenyum.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Sugeng saat wartawan koran ini berusaha mengabadikan momen pertemuan mereka dengan Punjul. ”Difoto ya? Ini nanti pasti disebut sebagai salah satu pengganti Plt sekda,” ungkap Sugeng.



Hal senada juga disampaikan Punjul Santoso. Punjul hanya tersenyum saat ditanya apakah pertemuan itu membahas Plt Sekda di ruang kerjanya. Mantan anggota dewan ini juga hanya memberi penjelasan singkat dengan nada sedikit bercanda. ”Ini nanti bisa disebut kalau mereka (Sugeng, Eko, dan Maulidiono, Red) adalah salah satu calon Plt sekdanya,” kata Punjul lalu tertawa.

Hanya, Punjul Santoso tak berani memberi penjelasan detail tentang pertemuan dengan tiga kepala OPD tadi. Politisi PDIP ini hanya menegaskan bahwa penunjukan siapa yang menjadi Plt sekda adalah kewenangan Wali Kota Batu definitif, Eddy Rumpoko. Artinya, Plt sekda yang baru tetap harus mendapat restu dari wali kota nonaktif yang akrab disapa ER itu. ”Untuk menunjuk Plt sekda, saya tidak punya kewenangan,” tegas Punjul.

Lebih lanjut, hal tersebut sudah sesuai dengan surat dari gubernur dan Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri), agar hal yang urgent harus dikoordinasikan dan dikonsultasikan dengan wali kota difinitif. Hingga kemarin, ER masih menjadi wali kota definitif. ”Selasa lalu (10/10) saya sudah serahkan nama-nama yang bakal jadi Plt sekda ke Pak Wali (ER). Saya ketemu sendiri dengan beliau,” ungkapnya.

Punjul juga tak berani menjelaskan secara detail siapa yang paling berpotensi dari nama-nama tersebut. Namun, kriteria yang utama adalah sosok yang tidak memihak atau condong ke pihak tertentu. ”Kapan Plt ditetapkan tergantung Pak Wali (ER). Tapi, secepatnya,” terang Punjul.

Seperti diketahui, Selasa lalu (10/10) Punjul Santoso membawa lima nama untuk diajukan ke ER. Selain tiga nama di atas, dua nama lainnya adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Tenaga Kerja Kota Batu Eny Rachyuningsih, serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu Susetyo Herawan. Perlu diketahui, ER harus berurusan dengan hukum karena terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada bulan lalu.

Pewarta: Aris Dwi
Penyunting: Imam Nasrodin
Copy Editor: Arief Rohman