Tiga Alasan Bumil Bahagia Seperti Sedang Jatuh Cinta

Psikolog Keluarga, Tara de Thouars, saat ditemui di Media Gathering Festival Ngidam SGM Bunda menjelaskan seseorang yang sedang hamil sama seperti orang jatuh cinta, apalagi hamil anak pertama. Sebab bumil mempunyai banyak harapan dan cita-cita yang akan dilakukann begitu anaknya lahir.

“Punya harapan dan inginnya suaminya ada terus sama, menyayangi terus. Banyak banget harapan, sama seperti orang sedang jatuh cinta,” katanya, Kamis (24/8).

Dari mulai pertama kali dokter menyatakan positif hamil, maka saat itu pula kehidupan perempuan berubah. Tara mengungkapkan hal itu akam membuat perubahan psikolog yang amat besar pada bumil.

“Dari saat pertama kali si bunda dan ayah harap-harap cemas lalu dokter memastikan hingga mengucapkan selamat ya pak, bu. Itu emosinya macam-macam yang dirasakan. Detik itu juga hidup bunda berubah,” jelas Tara.

Bumil tak lagi fokus memikirkan dirinya sendiri, tetapi sang jabang bayi. Belum lagi perubahan dari segi fisik dan segi psikologisnya atau perubahan emosional. Adakalanya bumil sangat bahagia namun adakalanya moody, panik, dan marah.

Ada tiga alasan versi Tara mengapa bumil begitu bahagia.

1. Berkah
Mengandung adalah berkah dan rezeki dari Tuhan. Buah hati cinta bagi suami dan istri.

2. Kesempurnaan
Berbagai anggapan mengatakan perempuan jika belum melahirkan atau belum mempunyai anak, maka belum menjadi perempuan seutuhnya.

3. Respon Positif dari Lingkungan
Mengandung membuat bunda mendapat respon positif tak henti-hentinya. Dri mulai keluarga, teman, hingga lingkungan mendoakan agar kehamilan diberikan kesehatan dan kelancaran. (*)


(ika/JPC)