Tewas usai Jatuh ke Sumur Dua Kali

TAJINAN   Setahun yang lalu, Menik, 70, warga Dusun Tubo, Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, ini pernah terjatuh ke dalam sumur yang tidak lagi berfungsi. Waktu itu nyawanya masih bisa terselamatkan. Sebab, di dalam sumur itu terdapat sebuah kasur yang baru saja dibuang pemiliknya. Kasur itulah yang membuat dia terhindar dari luka serius.

Kejadian serupa terulang kemarin (24/3) sekitar pukul 06.00. Korban yang dikenal sudah pikun ini tak seberuntung setahun sebelumnya. Dia meninggal dan jenazahnya ditemukan di kedalaman sekitar 28 meter. Kapolsek Tajinan AKP Sony Setyo Widodo menjelaskan, awalnya kejadian itu diketahui Renaldi, 17, salah satu cucunya.

”Ketika saksi hendak membuang popok bayi ke dalam sumur, dia mengaku mendengar ada suara minta tolong. Setelah dicek, benar bila itu adalah neneknya,” terang Sony. Pertolongan sempat diupayakan petugas PMI Kabupaten Malang. Sayangnya, usaha itu belum membuahkan hasil.

”Menurut keterangan tim medis, korban meninggal karena kekurangan oksigen,” tambahnya. Dari keterangan Kepala Sub Seksi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Muji Utomo, diketahui bila kaki kiri korban juga mengalami patah. Jenazah korban pun sudah diurus pihak keluarga.

Pewarta               : Imron Haqiqi
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Bayu Mulya