Terungkap, Tari Saman Berasal dari Iran

Terungkap, Tari Saman Berasal dari Iran

Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi
(Issak Ramadhan/JawaPos.com)

JawaPos.com – Hubungan sejarah antara Iran dan Indonesia sudah berumur hampir 200 tahun. Ratusan tahun lalu saudagar Persia datang ke Indonesia untuk berdagang, beberapa di antaranya datang lewat laut dari Teluk Persia ke Pulau Jawa dan beberapa dari India ke Aceh. Itu memperlihatkan hubungan yang dekat yang berlangsung lama antar kedua negara.

Duta Besar Iran untuk Indonesia Valiollah Mohammadi mengatakan, hal itu bisa dilihat dari penyerapan bahasa Persia yang sudah menjadi bahasa Indonesia.

“Ada 400 kata bahasa Persia yang sudah diserap dalam bahasa Indonesia, kata-kata seperti bandar, nahkoda, kurma, anggur, paha adalah contohnya,” kata Mohammadi ketika RADAR MALANG ONLINE menyambangi kedutaan besar Iran di Jakarta Selasa, (30/1).



Ini menunjukkan kedatangan Iran yang sudah berlangsung ratusan tahun lalu menghasilkan penyerapan budaya Iran di Indonesia.

Hubungan kedekatan lainnya antar kedua negara adalah persamaan budaya Iran dan Indonesia pada Tari Saman. Gerakan-gerakan pada tarian Saman di Aceh sama dengan Tarian duka di Iran.

“Kalau pada saat hari duka gerakan tarian duka di Iran sama dengan Tarian Saman dari Aceh Indonesia, khususnya di selatan Iran,” ujar Mohammadi.

Selain hubungan yang erat antara kedua negara melalui kesamaan budaya, kerja sama ekspor-impor Indonesia dan Iran juga selalu ditingkatkan di kedua negara. Wisatawan Indonesia yang datang ke Iran, maupun sebaliknya juga meningkat setiap tahunnya.


(iml/JPC)