Tertangkap, Penjambret di Jalan Indrapura yang Tewaskan Korban Didor

Para pelaku ini masing-masing warga Desa Kedungpring, Lamongan dan Balung Gebang, Gondang Nganjuk ini diringkus  setelah polisi menggerebek tempat persembunyian mereka di rusun di Kawasan Genting, Surabaya, Rabu malam (13/12). 

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan proses untuk menangkap kedua tersangka ini tak mudah. Sebab petunjuk yang dimiliki pihaknya sangat minim. Namun berkat upaya keras yang dilakukan, pihaknya berhasil mengetahui identitas lengkap dengan tempat persembunyian keduanya. 

“Mereka bersembunyi di sebuah rusun di kawasan Genting. Begitu kami dapat informasi tersebut, kamipun melakukan penggerebekan,”ungkap Kombes Pol Rudi, Kamis (14/12). 

Dari penggerebakan tersebut, polisi berhasil mengamankan Dunung dan juga dua temannya yakni Biska dan Ipal. Keduanya merupakan satu komplotan perampasan dengan Dunung. Hanya saja dalam kasus Suminah, Dunung melakukan aksinya hanya dengan Agus. 

“Sementara, saat kami gerebek. Tersangka Agus berhasil lolos. Namun kami berhasil menangkapnya kembali saat ia pulang ke rumahnya di Nganjuk,” lanjut Rudi. 

Dalam penggerebekan, pihaknya terpaksa menindak tegas pelaku. Sebab selain mencoba membuang barang bukti hasil rampasan, yakni handphone (HP) Suminah, ia juga mencoba kabur dengan melawan polisi. Akhirnya polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki kanannya. 

“Kami tindak tegas pelaku, lantaran mencoba melawan saat hendak ditangkap,” terangnya.

 Dari penangakapan keempat tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yakni HP dan kotak kosmetik milik korban. Sedangkan dari tangan Biska dan Ipal, polisi mengamankan surat kendaraan, dompet, buku nikah dan paspor hasil rampasan. 

(sb/yua/jek/JPR)