Tertangkap Jelang Menikah, Pelaku Pencurian Langsungkan Akad di Polsek

JawaPos.com – Ridwan bin Kadar, tersangka kasus pencurian di kawasan perusahaan galangan kapal yang terletak di Kecamatan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya bisa melaksanakan niatnya untuk menikah. Walaupun prosesi akad nikahnya dilaksanakan di Mapolsek Batu Ampar dengan cara yang sederhana.

Ridwan, sudah mendekam di balik jeruji selama satu bulan. Polisi masih melakukan penyidikan atas kasus yang menimpanya. Kepada Polisi Ridwan mengaku kalau dirinya sudah merencanakan untuk menikah dengan kekasih yang juga teman sekolahnya di masa SMA.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Reza Morandy Tarigan mengatakan, niat Ridwan tersebut adalah niat baik yang memang menjadi haknya. Walaupun ia tengah menjadi pesakitan karena aksi nekatnya mencuri, polisi pun mengizinkan dirinya untuk melangsungkan pernikahan.

Ridwan saat prosesi akad nikah di di Polsek Batu Ampar Batam, Rabu (5/12). (Boni Bani/JawaPos.com)


“Tak mungkin kita halangi niat baiknya. Dia memang meminta untuk bisa menikah,” kata AKP Reza ketika ditemui di ruangannya, Rabu (5/12).

Reza melanjutkan, pihaknya hanya bisa memfasilitasi Ridwan untuk prosesi akad. Sementara untuk kegiatan lainnya, Ridwan tidak diperbolehkan karena harus menjalani proses hukum.

Ridwan merupakan satu dari lima pelaku perampokan dan pencurian diatas Kapal Kargo bernama SV Lay Vessel 108 berbendera Malta. Mereka berhasil ditangkap Unit I Jatanrasla Fleet One Quick Responce (F1QR) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang.

Ridwan dan dua tersangka lain ditangkap di Pulau Akar Kelurahan Setoko, Bulang Kota Batam. Mereka ditangkap pada Oktober 2018 lalu. Atas perbuatannya Ridwan dan komplotannya dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP merupakan pasal pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumanya dinaikkan menjadi maksimum 7 tahun.

(bbi/JPC)