Ternyata yang Pake Daster Lebih Ramai Jualannya

ilustrasi belanja online

Presiden Direktur PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Mohammad Feriadi mengatakan, kemudahan itu diwujudkan dalam bentuk bisnis secara online. Masyarakat bisa meraup pundi-pundi tanpa harus kesana kemari.

“Ternyata yang pake daster lebih ramai dibanding yang pake jas. Ada ibu-ibu yang jualan pas pagi lewat sosial media atau marketplace,” candanya di Jakarta, Selasa (8/5).

Oleh karena itu, besarnya potensi tersebut harus dioptimalkan dengan baik oleh pelaku usaha di bidang jasa kurir. Menurutnya, mereka bisa menjadi mitra yang saling menguntungkan. Apalagi, di zaman saat ini serba dituntut cepat.

Dia menambahkan, kebijakan pemerintah harus berkeadilan baik bagi masyarakat maupun bagi para pelaku usaha. Sebab jika tidak, dirinya pesimis bisnis di sektor jasa pengiriman barang akan meredup kedepannya.

“Jadi begini e-commerce sekarang pelakunya bisa siapa saja, dimana saja. Saat mereka menjual produknya pada akhirnya barang ini harus dikirim oleh seller ke counter terdekat. Tentu mereka akan memilih lokasi yang cepet untuk diantarkan nah akan terkena dampak,” jelasnya.

“(Kebijakan pemerintah) Ini akan berpotensi. Saya nggak bilang sekarang merasakan tapi ini berpotensi jadi kendala di masa depan. Jasa pengiriman adalah salah satu penggerak roda perekonomian,” pungkasnya.


(hap/JPC)