Terkait Tunggakan Upah Tukang Rusunawa, Ketua DPRD Kabupaten Malang : Lapor ke Polisi

KAB. MALANG – Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto angkat bicara terkait kabar belum terbayarnya upah pekerja proyek Rusunawa (rumah susun sederhana dewa).

Poltikus PDIP itu menyarankan agar para pekerja itu membuat laporan ke Polres Malang secara resmi.

Hal itu ia sampaikan seusai launching Rusunawa Kabupaten Malang, Rabu dihadapan para tukang yang melakukan aksi demo (11/12).

“Jenengan ke polres bawa KTP, kumpulkan bukti insyallah bisa langsung diproses oleh pihak kepolisian,” kata dia.

Ia juga menjelaskan, dengan melaporkan ke pihak berwajib tersebut, para tukang ini diharapkan bakal mendapat dukungan DPKCPK Kabupaten Malang.

“Kalau jenengan melapor nantinya DPKCPK akan membantu. Ini nanti jadi atensi masyarakat. Kan anda ini rakyat Kabupaten Malang, masa akan dibiarkan saja sama Dinas Cipta Karya? Kan ya gak mungkin,” tuturnya.

Sebagai informasi, dari pemberitaan yang dihimpun oleh radarmalang.id, macetnya bayaran tersebut dikarenakan pihak kontraktor yang memenangkan lelang di tengah jalan melakukan sub-kontraktor kepada pihak lainnya.

Hal inilah yang mengakibatkan pembayaran upah tukang sekaligus hutang sewa alat berat tak kunjung dibayar.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor :Indra M