Terkait Parkir Bus Rp 50 Ribu yang Sempat Viral, Pemkot Malang Akan Awasi Jukir

Wali Kota Malang Sutiaji

KOTA MALANG – Pemerintah Kota Malang mulai menindak serius terkait jukir liar yang banyak meresahkan warga Kota Malang. Hal ini diberlakukan sejak terjadinya jukir liar yang sempat viral di Alun-Alun Kota Malang dan menarik Rp 50 ribu untuk parkir sebuah bus beberapa hari lalu.

“Pihak kami saat ini masih mengumpulkan keluhan dari masyarakat. Baik melalui sms, twitter, dan web pemkot terkait parkir liar,” papar Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji. Ia mengungkapkan akan menindak serius jika hasil monitoring pemkot terhadap jukir liar keluar.

Hingga saat ini keluhan yang banyak keluar adalah terjadinya jukir liar pada toko retail modern. Sutiaji menerangkan pada toko retail modern tersebut biasanya terdapat keterangan bebas parkir namun tetap digunakan untuk parkir oleh oknum.

“Oleh sebab itu masyarakat harus berani meminta karcis jika ada jukir menghampiri. Karena itu adalah bukti dan hak masyarakat yang memarkirkan kendaraannya,” jelas Sutiaji. Tidak hanya itu, nominal yang tertera juga harus sesuai dengan peraturan kendaraan.

“Kalau ada penambahan nominal yang tidal sesuai dengan karcis juga bisa dilaporkan,” pungkas Sutiaji ketika dihubungi radarmalang.id

Pewarta : Choirul Anwar
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto : Choirul Anwar