Terkait Kerusuhan di Papua, Polda Panggil Petinggi Kampus di Malang

MALANG KOTA – Di Kota Malang, ada sejumlah kampus yang menjadi kantong-kantong mahasiswa asal Papua. Salah satunya Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri).

Hari ini, perwakilan dari Unitri dan sejumlah kampus lain memenuhi panggilan dari Polda Jatim. Pemanggilan ini terkait dengan kericuhan yang terjadi Papua, belakangan ini.

Termasuk yang terjadi di Kayutangan, Kota Malang, Kamis lalu (15/8).

“Kepala bagian kemahasiswaan Unitri nanti ke Polda untuk dimintai keterangan (soal) kerusuhan yang kemarin. Kami dimintai keterangan apakah ada mahasiswa Papua dari kami yang ikut aksi tersebut,” kata staf bagian kemahasiswaan Unitri, Ir Bambang Siswanto, MS, kepada radarmalang.id.

Bambang mengatakan, pihaknya menyangsikan adanya mahasiswa Unitri asal Papua yang mengikuti aksi tersebut. “Mahasiswa Papua kami ada sekitar 40-50 dan semuanya lagi liburan. Kalau ada yang masuk pun mereka fokus KKN (Kuliah Kerja Nyata) dan juga membantu registrasi mahasiswa baru Unitri,” tuturnya.

Pernyataan ini diamini oleh salah satu mahasiswa Unitri yang berasal dari Papua, Yoko Kobak. “Saya sibuk ngurusi mahasiswa baru. Jadi, tidak mengerti akan isu kemarin itu,” ujar pemuda yang jadi anggota Ikatan Mahasiswa Papua (Ikamapa) Unitri

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor : Indra M