Terinspirasi Harvard University, Rektor Cantik Ini Bikin Dosen Gak Bisa ‘Ngilang’ saat Mahasiswa Ingin Bimbingan Skripsi

KOTA MALANG – Rektor ITB (Institut Teknologi dan Bisnis) Asia menggagas program office hour di kampus yang ia pimpin.

Lewat program ini, ITB Asia menjadwal dosen-dosennya untuk ngantor dan memberikan pelayanan pendidikan kepada mahasiswa. Jadi, tak ada istilah dosen yang ‘hilang’ ketika mahasiswanya ingin bimbingan skripsi, misalnya.

“Sebenarnya ini sudah ada sejak 2 tahun lalu saat saya di ITB Asia masih menjabat bagian penjaminan mutu internal. Jadi ketika jam tersebut, dosen harus ada di ruangannya, ada kepastian lah,” kata Risa, Senin (9/12).

Kampus pun memberlakukan punishment kepada dosen yang melanggar jadwal yang telah ditetapkan itu. “Kalau bentuk tegurannya, itu tergantung bidang akademik ya. Yang pasti adalah konsekuensinya. Biar kita sama mahasiswa sama nyamannya,” tambah dia.

Risa mengaku sistem ini terinspirasi dari pengalamannya saat melakoni studi pendidikan di University of California, Berkeley dan Master Education di Harvard University. Di sana untuk bertemu dosen tidaklah sesusah janjian seperti di Indonesia.

“Kami ingin mahasiswa dan dosen berkolaborasi dengan baik. Jadi nggak cuma anaknya yang aktif nyari, tapi dosennya juga harus stand by ketika dibutuhkan mahasiswanya,” jelas dia.

Saat ini, jadwal office hour dosen itu terpampang di papan pengumuman lobby ITB Asia. Tertulis nama dosen lengkap dengan jam keberadaanya di kampus. Serta imbauan jika dosen tidak ada, mahasiswa dipersilakan melapor ke admin prodi.

Disamping jadwal itu pun, juga ada poster jadwal ulang tahun pegawai dan dosen ITB Asia yang eye catching. “Ya itulah kami, biar makin guyub. Nggak cuma sisi akademis tapi juga hal seperti ulang tahun pun kami beritahu supaya bisa sama-sama sekadar mengucapkan gitu,” pungkasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Elsa Yuni Kartika
Editor : Indra M