Tergiur HP Murah, Berakhir di Penjara

DITUDUH PENADAH: Sugianto, 29, terpaksa berurusan dengan petugas berwajib karena membeli ponsel yang diduga hasil curian.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Ini peringatan kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur membeli barang dengan harga murah. Sebab, bisa jadi barang itu adalah hasil curian. Seperti yang dialami Sugianto, 29, warga Dusun Krajan, Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru. Dia ditangkap polisi karena membeli satu unit HP yang diduga kuat merupakan hasil curian.

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel merek Xiaomi Redmi 6A. Gianto hanya pasrah tanpa bisa melawan saat petugas membawanya ke Polsek Sumberbaru untuk menjalani pemeriksaan. Setelah diperiksa, Gianto ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui ponsel tersebut milik Iqbal Maulana, 11, warga Dusun Darungan, Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, yang dirampas orang tak dikenal pada awal Februari lalu. Iqbal diketahui bermain HP di dalam tokonya. Kemudian, datang seorang pria tak dikenal dan menanyakan rumah kepala desa kepada Iqbal.

Melihat di sekelilingnya tidak ada orang dewasa, orang tersebut kemudian menarik paksa ponsel Iqbal. Namun, HP tersebut masih bisa dipertahankan. Ternyata, pelaku semakin kalap, kemudian mendorong Iqbal hingga jatuh. HP itu akhirnya berhasil dibawa kabur oleh pelaku. Pasca-kejadian itu, Iqbal dengan orang tuanya melapor ke Polsek Sumberbaru.

Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya meringkus tersangka Sugianto. Kepada petugas, tersangka mengaku membeli ponsel tersebut dari seorang pria berinisial C dengan harga Rp 500 ribu. Padahal, di pasaran HP itu berkisar Rp 1 jutaan. Meski mengaku tak tahu jika HP yang dibeli adalah curian, petugas tetap menindak Sugianto dengan pasal penadahan.

Kanit Reskrim Polsek Sumberbaru Aiptu Y Susanto menuturkan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku utama perampasan HP tersebut. “Tersangka ini sudah menyebut nama tentang asal usul HP tersebut. Saat ini, kita masih melakukan pengejaran,” ungkap Susanto, kemarin.

Reporter : Jumai

Fotografer : Istimewa

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti