Terbentuk Saka Pariwisata

Terbentuk Saka Pariwisata

Sekretaris Kwarcab Ahmad Hamam Alfadil mengungkapkan, Saka Pariwisata lahir di Munas Pramuka 2013. Namun baru ada di Bondowoso. Pada saat itu lahir tiga Saka. Selain Saka Pariwisata ada Saka Widya Budaya Bhakti di pendidikan dan Saka Kalpataru di Lingkungan Hidup. “Untuk Bondowoso baru kali ini ada, dan kami bersyukur didukung penuh oleh pihak dinas,” ungkapnya. 

Untuk langkah awal, pihaknya membentuk anggota Saka Pariwisata yang ada di dinas pariwisata. Selanjutnya akan dilanjutkan ke SMA sederajat atau Pramuka Penegak. Dalam Saka pariwisata, ada tiga pembagian. Yakni di Pariwisata, di Pemandu Pariwisata dan di Kuliner. “Kami akan membentuk spesifikasinya dengan memulai di dalam diklat awal ini, dan nanti berlanjut secara meluas,” ungkapnya. 

Sementara Kabid Pariwisata Adi Sunaryadi mengungkapkan, Saka Pariwisata adalah salah satu organisasi baru. Dan gerakan pramuka ini akan sangat mendukung industri pariwisata di Bondowoso. Mengingat pariwisata adalah salah satu konsen pembangunan pemerintah daerah. “Jadi kami sangat mengapresiasi adanya Saka Pariwisata ini,” ujar Adi yang juga Ketua Harian Saka Pariwisata Bondowoso. 

Kedepan pihaknya akan memasukkan Pokdarwis menjadi anggota. Sehingga mereka bisa menjadi salah satu penular bidang pariwisata kepada anggota penegak pramuka yang ada di SMA atau sederajat. Selain itu, dalam bidang Pemandu Wisata, akan ada Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bondowoso yang akan mendampingi.

(jr/hud/wah/das/JPR)