Terbaik Se-Indonesia Museum Angkut Tambah Wahana

Prestasi membanggakan baru saja diraih Museum Angkut+ Movie Star Studio di Kota Batu. Museum transportasi pertama di Asia Tenggara tersebut meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

KOTA BATUPrestasi membanggakan baru saja diraih Museum Angkut+ Movie Star Studio di Kota Batu. Museum transportasi pertama di Asia Tenggara tersebut meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia. Museum ini menjadi yang terbaik untuk kategori museum milik perorangan atau masyarakat.

Penghargaan ini diserahkan saat penganugerahan Cagar Budaya dan Museum 2017 untuk memperingati Hari Museum Nasional dan Pencanangan Hari Museum Nasional di Manado, Sulawesi Utara, Kamis lalu (19/10). Penghargaan ini diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Steven Octavianus Estefanus Kandouw kepada Operation Manager Museum Angkut Kota Batu Endang Akhmad Shobirin.

Supervisor Public Relation Museum Angkut Kota Batu Nunuk Liantin mengungkapkan, prestasi ini menambah deretan prestasi Museum Angkut yang selama ini sudah mengoleksi dua penghargaan. ”Untuk bisa menerima penghargaan itu, Museum Angkut menyisihkan 435 museum dari seluruh Indonesia,” katanya.

Operation Manager Museum Angkut Kota Batu Endang Akhmad Shobirin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada berbagai pihak yang berpartisipasi aktif untuk Museum Angkut. ”Apresiasi ini harus dijaga dengan baik dan penuh tanggung jawab, serta tetap melakukan inovasi dan kreatifitas dalam sajian museum yang bertaraf internasional,” katanya.

Untuk menjaga prestasi tersebut, pihaknya akan meningkatkan SDM yang ada. ”Memang, museum kami mengalami tren kenaikan pengunjung, baik dari wisatawan dalam negeri maupun luar negeri,” pungkasnya.



Penghargaan ini juga menjadi bekal Museum Angkut dalam merayakan Halloween Part 4 yang mengambil tema Urban Legend ”Myth Creature pada 27–29 Oktober mendatang. Juga, untuk memeriahkan Oktober Festival Dance 2017. Untuk diketahui, setelah Oktober Festival Dance 2017, pihak Museum Angkut akan merayakan Halloween Part 4.

Manager Operational Museum Angkut Endang Akhmad Shobirin mengungkapkan, untuk mengakhiri Oktober Festival Dance 2017, Museum Angkut ingin menambah khazanah dan pelengkap wahana sesuai dengan perwakilan negara yang ada di Museum Angkut. ”Dengan Oktober Festival Dance 2017 ini, saya berharap ini menjadikan nilai tambah dan spot baru bagi pengunjung di spot Buckingham, serta meningkatkan konsep market dan kuantitas pengunjung, sehingga saat ini lonjakan penonton mengalami kenaikan yang signifikan” katanya.

Pewarta : nr1
Penyunting : Kholid Amrullah
Copy Editor : Arief Rohman
Fotografer : Rubianto