Terapkan Perda Plastik, 90 Pesen Toko di Denpasar Bebas Plastik

DENPASAR – Sebagai salah satu destinasi wisata internasional, Pemkot Denpasar berhasil menerapkan perda bebas plastik. Hal ini dibuktikan dengan 90 persen toko tidak menyediakan kantong plastik untuk pembungkus dan diganti dengan kantong kain.

“Kami memang tidak menemukan kantong plastik. Malah harus bayar ekstra Rp 6500 per kantong,” ungkap Bambang Irawan wisatawan asal Pemalang. Walaupun harus membayar ekstra, ia mengaku tidak keberatan dengan perda yang diterapkan di Denpasar karena memang kapasitas kantong kain lebih besar.

Terpisah, Andre Brahmatya salah satu staff toko oleh-oleh di Kota Batu mengungkapkan setiap toko juga diberikan peraturan untuk tidak memaksa membeli kantong yang disediakan.

“Kalau memang membawa kantong sendiri maka kami tidak memaksa,” terangnya

Sementara itu Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengungkapkan penerapan Perda plastik tersebut merupakan keprihatinan dari masyarakat sendiri.

“Sinergitas antara masyarakat, anggota legislatif, dan eksekutif disini cukup kental. Semoga dengan ini sampah plastik bisa sangat terkurangi,” tukasnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Penyunting: Fia