Tentang Peluang Son Heung-min jadi Orang Asia Pertama yang Juara Liga Champions

Tentang Peluang Son Heung-min jadi Orang Asia Pertama yang Juara Liga Champions - JPNN.COM

jpnn.com, MADRID – Sepuluh tahun lalu, Son Heung-min harus bangun pukul empat pagi untuk melihat Park Ji-sung tampil dalam final Liga Champions di Stadion Olimpico, Roma. Sayang, Park yang berkostum Manchester United harus tertunduk pada akhir laga.

Misi Manchester United membawa pulang trofi juara Liga Champions dua musim beruntun gagal. The Red Devils –julukan United– takluk dua gol tanpa balas atas Barcelona. Park pun hanya puas menjadi pemain Asia pertama yang merasakan atmosfer final Liga Champions.

Minggu (2/6) dini hari WIB, giliran Son yang memaksa orang-orang Korsel, termasuk Park, untuk bangun pukul empat pagi waktu setempat. Son berpeluang menjadi pemain Asia pertama yang mengangkat Si Kuping Lebar, trofi Liga Champions. Bersama Tottenham Hotspur, Son akan menghadapi Liverpool di Wanda Metropolitano, Madrid.

(Baca Juga: Jelang Final Liga Champions: Ada Kabar Baik Buat Tottenham Hotspur, Buruk Untuk Liverpool)

’’Merekalah (orang Korsel, Red) alasan saya memberikan 100 persen di final,’’ ujar Son sebagaimana dikutip The Guardian.

Pesepak bola terbaik Korsel tiga edisi itu menyebut Park sebagai motivasinya. ’’Saya saat itu menontonnya sebagai fan dan tentu memimpikan semua yang terbaik. Bermimpi untuk memenangi sesuatu atau jadi pemain terbaik Asia. Begitu pula final Liga Champions yang tidak semua pemain Asia berkesempatan di sana,’’ tutur pemain terbaik Spurs musim ini tersebut.

Maklum, Son belum meraih apa pun di level klub selama empat musim di Enfield, kamp latihan Spurs. Bandingkan dengan Park. Sembilan trofi diraihnya dalam empat musim pertama bersama United. ’’Saya tak akan terbebani. Saya hanya ingin menikmati laga terpenting ini,’’ tegas winger 26 tahun itu.

Tidak hanya melebihi capaian Park, Son juga punya kans melengkapi musim briliannya dengan juara Liga Champions. Saat sukses membawa Korsel meraih emas sepak bola Asian Games di Bandung, dia harus merelakan awal musimnya bersama tim berjuluk The Lilywhites itu. (ren/c5/fal)