Tenang, Sudah Ada Hanif

BOGOR – Di bawah asuhan pelatih Arema FC Milomir Seslija, Hanif Sjahbadi mengalami transformasi posisi. Pemain muda kelahiran 22 tahun tersebut saat ini mampu bermain di dua tempat sama baiknya.

Yakni, gelandang dan pemain bertahan. Khusus untuk posisi terakhir tersebut, Hanif seperti menjadi penutup lubang menganga di sektor belakang tim Singo Edan akibat absennya Hamka Hamzah. Hadirnya Hanif membuat pertahanan cukup stabil.

Efek instan hadirnya pemain asal Bandung tersebut terlihat saat Arema FC berhadapan dengan Persipura Jayapura di Stadion Aji Imbut Tenggarong Minggu (20/10).

Ketika itu duetnya bersama Arthur Cunha sukses meredam lini serang tim Mutiara Hitam yang diisi penyerang ”ganas” seperti Boaz Solossa dan Titus Bonai. Hanif sendiri sukses menciptakan sekitar 4 sapuan bersih dan beberapa kali menang duel satu lawan satu.

Termasuk, intersep krusialnya saat menggagalkan peluang Boaz di menit-menit akhir pertandingan. Penampilan apik Hanif itu mampu menekan jumlah kebobolan tim Arema FC. Pada laga sebelumnya lawan PSM, gawang Arema bobol sampai enam gol, tapi di markas Persipura hanya dua gol saja. Laga pun berakhir 2-2.

Bagi Hanif, menempati pos lini belakang (baca: stoper) bukan hal baru. Tercatat selama musim Liga 1 2019/2020, dia sudah 4 kali bermain di posisi tersebut.

Pertama kala Arema FC melawan Kalteng Putra (7/8), lalu menghadapi Borneo FC (13/9), Persela Lamongan (20/9), dan terakhir Persipura hari Minggu lalu. Dan jumlah tersebut berpotensi bertambah, apabila Hamka Hamzah belum bisa dimainkan saat bertemu PS TIRA-Persikabo Kamis (24/10).

Menurut pelatih Arema FC Milomir Seslija, gelandang muda tersebut adalah sosok pemain yang potensial. ”Hanif adalah pemain muda yang sangat bagus. Dia pekerja keras dan bisa membuat peluang serta gol,” ujar juru taktik asal Bosnia tersebut.

Pelatih yang kerap disapa Milo tersebut mengaku, tidak masalah pemain tengah itu bermain di posisi mana saja. Terpenting, lanjut Milo, untuk menjadikannya sebagai pemain hebat ke depan, Hanif perlu diberikan banyak kesempatan berlaga. ”Dia butuh banyak pengalaman untuk menjadi pemain hebat,” tegas Milo.

Lebih lanjut, mantan juru taktik asal Madura United itu, menegaskan sangat butuh tenaga Hanif di laga berikutnya. Jadi, ketika Hamka Hamzah nanti kembali bermain, Hanif diproyeksikan akan terus diberikan waktu bermain di posisi awalnya yakni gelandang tengah.

Pewarta : nr9
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib