Telkom Janji November Baru Dirapikan

MALANG KOTA – Atas adanya keluhan banyak kabel semrawut dari masyarakat, PT Telkom mengakui jika ada kabelnya yang berantakan. Namun, kondisi itu akibat adanya proyek pelebaran jalan yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Jatim. Ada sejumlah tiang yang harus digeser karena proyek jalan sejak September lalu itu.

”Sebenarnya ini bukan kabel kami saja, tapi kabel milik semua operator,” ungkap Manager Operation Access Network Telkom Kota Malang Djalal Sayudi.

Dia meminta masyarakat untuk bersabar dulu. PT Telkom belum bisa melakukan perapian kabel dulu hingga proyek jalan itu tuntas. Karena percuma saja kabel dirapikan, sementara proses pelebaran jalan masih dilakukan. Harus ada koordinasi dengan Dinas PU Pemprov Jatim untuk menentukan titik tiang kabel yang baru. Dan, itu baru bisa dilakukan setelah pelebaran jalan rampung.

”Kami masih menunggu dari dinas PU (pekerjaan umum tingkat provinsi),” tambah Yudi–sapaan akrabnya.

Sebenarnya, pihaknya sudah ingin merapikan kabel-kabel tersebut sejak lama. Namun, pihaknya dipaksa harus menunggu dan koordinasi dari dinas-dinas terkait mengenai penyelesaiannya. ”Kami ini sebenarnya juga kesulitan,” ucapnya mengomentari kondisi kabelnya tersebut.

Dia mengungkapkan jika kerja mereka adalah mengikuti kerja dari tim dari dinas PU Provinsi Jawa Timur sehingga keinginannya untuk merapikan kabel tersebut harus tertunda.

Selain itu, ternyata kabel yang berantakan tersebut juga memengaruhi kondisi para pelanggannya di daerah itu. ”Ada beberapa yang memang komplain mengenai sambungan telepon mereka,” tambahnya.

Dia mengungkapkan jika di daerah itu masih ada kurang lebih 300 pelanggan Telkom. Akibat adanya proyek pelebaran jalan, kabel Telkom ikut terganggu. Jaringan ke pelanggan menjadi tidak maksimal. Solusi sementara, imbuh Yudi, PT Telkom menggunakan kabel-kabel kecil untuk melayani pelanggan di daerah permukiman warga.

”Mungkin baru November 2017, proses merapikan kabel selesai,” tambahnya.

Informasi yang diterima PT Telkom, proyek pelebaran jalan akan berakhir bulan November. Jadi, setelah itu pihaknya bisa langsung bergerak merapikan kabel. ”Kalau dari anggaran, tidak ada masalah. Hanya nunggu proyek jalan itu selesai,” tandas Yudi.

Pewarta: Fajrus Shiddiq & Gigih Mazda
Penyunting: Abdul Muntholib
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Bayu Eka