Tatjana Saphira Ajak Milenial Jeli Memilih Produk Kosmetik yang Aman | JawaPos.com

Tatjana Saphira Ajak Milenial Jeli Memilih Produk Kosmetik yang Aman | JawaPos.com

JawaPos.com – Beragam produk kosmetik sudah banyak tersedia di toko-toko hingga online. Dari merek yang kelas menengah hingga premium. Meski demikian Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tetap meminta masyarakat mewaspadai berbagai kosmetik dengan kandungan berbahaya. Terlebih dengan kosmetik paslu yang menyatut merek ternama.

Hal senada juga diutarakan aktris cantikTatjana Saphira selaku konsumen yang sering menggunakan kosmetik. Menurutnya, produk dari merek kosmetik premium memang disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. Alih-alih menawarkan kualitas, didalamnya justru terdapat zat kimia berbahaya yang merusak kulit dalam jangka panjang.

“Sebenarnya tergantung sosialisasi. Karena orang-orang yang aware terhadap issue pemalsuan akan jauh lebih waspada dalam melihat produk yang mereka gunakan. Kalo aku biasanya kasih edukasi di Instagram,” tutur Tatjana dijumpai usai menghadiri acara Wardah di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (15/8).

Sebagai brand ambassador produk kecantikan, ia turut prihatin dengan adanya pemalsuan merek kosmetik.  Tatjana  pun mengajak kaum milenial untuk selalu meningkatkan awareness terhadap barang kosmetik yang aman untuk kulit. Caranya menganjurkan mereka untuk beli di toko resmi yang sudah terjamin kualitasnya.

“Kita juga bisa bikin program campaign di Instagram berupa video pendek, atau event off air yang mengajak masyarakat jeli terhadap bahaya produk kosmetik ilegal secara konsisten. Itu akan jadi sosialisasi yang baik,” tambahnya.

Secara lebih spesifik, ia menyarankan untuk terlebih dahulu memeriksa packaging dan label. Jika dirasa masih tersegel rapi dan tak memiliki kandungan zat merkuri berbahaya, maka produk tersebut aman. Ia juga menekankan untuk bisa melihat testimoni konsumen saat membeli online.

“Aku percaya banget yang namanya testimoni dan review orang terhadap produk dan toko yang menjual. Kita harus jeli dan teliti ketika membeli barang online shop. Meskipun follower banyak harus liat dulu dikomennya. Lebih educate ourself mengenai hal seperti itu aja sih,” tutupnya.

(fid/JPC)