Tata Kelola Dana BOS di SDN Kota Malang Masih Banyak Catatan

KOTA MALANG – Hari pertama penilaian Tata Kelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2018 untuk SDN, pada Kamis, (22/11) ditemukan banyak catatan. Menurut tim juri 4, masih banyak catatan dari tiap tiap Sekolah Dasar Negeri yang ditinjauh hari ini, yaitu SDN Tunjungsekar 02, SDN Tunjungsekar 03, SDN Tunjungsekar 04, SDN Tunjungsekar 05.

“Kebanyakan dari 4 sekolah yang kita kunjungi itu mereka menyampaikan untuk komponen yang dinilai itu yang tersosialisasi hanya tata kelola BOS dan Infografis atau publikasinya,” catat Sriah dari Tim Juri 4, yang juga menjabat sebagai pengawas SD wilayah Sukun.

Sementara itu, dari catatan di lapangan hari ini, untuk pengelolaan berkaitan dengan kegiatan manajerial kepala sekolah, kewirausahaan dan supervisi tidak tersosialisasikan. “Jadi kebanyakan mereka tidak siap,” ungkapnya ditemui di lokasi akhir, SDN Tunjungsekar 05.

Pihaknya mengaku terus berusaha untuk membantu pihak SD tersebut untuk memunculkan atau menunjukkan program mereka yang ada. “Jadi agak telaten dulu, menggalinya seperti itu,” papar Sri.

Dia menambahkan, sebenarnya sebagian pihak SD sudah melaksanakan suatu kegiatan namun programnya tidak tertuang dengan baik. “Mereka melakukan, kegiatan-kegiatan nya dilakukan sebenarnya, namun seharusnya suatu program itu kan ada kegiatan monitoringnya juga, jadi harus ada laporannya juga,” simpulnya.



Sekadar info, komponen yang dinilai dalam Tata Kelola BOS ini termasuk Manajemen Tata Kelola BOSNAS dan BOSDA, Publikasi Tata Kelola Dana BOS serta Produk Desain Infografis Tata Kelola Dana BOS. Tidak hanya hari ini, namun rencananya, besok, (23/11) tim juri yang terdiri dari 5 tim juga akan menuju SD di wilayah lain di Kota Malang.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Elfran Vido