Tari Remo Pukau Wisatawan Asing di Hotel Tugu

MALANG KOTA – Suara gamelan mengalun merdu di ruangan Tirta Gangga Hotel Tugu Malang, Kamis malam (15/8).

Alunan gamelan itu mengiringi penampilan penari remo pada acara bertajuk Indonesia Culture Dining Series (ICDS) 44.

Penampilan ini menarik perhatian sejumlah wisatawan yang hadir. Baik lokal maupun mancanegara.

“Seni tari ini disebut gaya Jombangan. Memiliki karakter gerakan yang santai namun tegas dan kuat. Melambangkan semangat rakyat Indonesia dalam mengupayakan kemerdekaan,” ujar Public Relation Hotel Tugu Malang, Richard Wardana.

Setelah tari remo, acara dilanjutkan dengan penampilan wayang kulit oleh Andi Bayu Sasongko dari Institut Seni Indonesia.

Tangannya lincah menggerak-gerakkan wayang. Sambil berdialog menggunakan bahasa jawa. Diiringi musik gamelan dan nyanyian sinden cantik berkebaya merah.

Bayu mementaskan kisah heroik Satria Pringgodani (Gatot Kaca) saat berperang melawan Wangsa Kurawa, dalam mengenang perjuangan para pahlawan Indonesia. Sejumlah wisatawan asing tampak mengernyitkan dahi, mencoba memahami bahasa yang mereka dengar.

Di akhir acara, para pelancong riuh bertepuk tangan. “Good job… good job,” kata salah satu wisatawan asing.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Riza
Editor : Indra Mufarendra