Targetkan Zero Accident, Mampukah?

Tugas khusus langsung diterima Danwing (Komandan Wing) 2 Lanud Abdulrachman Saleh yang baru, Kolonel Pnb Meka Yudanto. Dalam upacara sertijab (serah terima jabatan) yang dipimpin Danlanud (Komandan Lanud) Abdulrachman Saleh Marsma TNI Julexi Tambayong kemarin (11/1), tugas khusus itu disampaikan.

SINGOSARI Tugas khusus langsung diterima Danwing (Komandan Wing) 2 Lanud Abdulrachman Saleh yang baru, Kolonel Pnb Meka Yudanto. Dalam upacara sertijab (serah terima jabatan) yang dipimpin Danlanud (Komandan Lanud) Abdulrachman Saleh Marsma TNI Julexi Tambayong kemarin (11/1), tugas khusus itu disampaikan. Yakni, meneruskan program zero accident. ”Harapannya, setiap personel mampu menjalankan complete mission without any accident (melengkapi misi tanpa kecelakaan),” terang Julexi usai upacara.

Dia menjabarkan, total ada tiga tahap yang harus dilalui semua personel untuk merealisasikan target zero accident itu. Pertama, yakni berlatih secara bertingkat untuk perseorangan. Kedua, latihan yang dilakukan antarsatuan. Ketiga, yakni menggeber latihan secara berlanjut. Itu bisa disajikan dalam bentuk latihan gabungan antar angkatan di TNI. ”Selain itu, kami juga sering melakukan latihan bersama dengan negara sahabat, seperti Australia, Amerika, dan lain-lainnya,” sambung Julexi.

Menanggapi tugas khusus tersebut, Kolonel Pnb Meka Yudanto yang menggantikan Kolonel Pnb Hermawan Widhianto menyatakan kesiapannya. Dia sependapat bila keselamatan personel penerbangan harus diprioritaskan. Menurut dia, hal tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab komandan kesatuan saja. Namun, juga menjadi tanggung jawab seluruh personel yang terlibat. Di sinilah pentingnya komunikasi dan sinergi. ”Jika sudah menjalankan semua ini, hal yang tidak kalah penting adalah masalah spiritual. Sebab, hubungan seseorang dengan Tuhannya dapat berpengaruh besar untuk menghindari kecelakaan,” terangnya.

Acara sertijab kemarin juga menjadi ajang pamer bagi prajurit TNI-AU. Mereka menampilkan total 10 pesawat terbang dan 13 penerjun payung. Empat armada pesawat Tucano, tiga pesawat Herky FL, dua pesawat Cassa, dan satu pesawat Herky FF yang melakukan beberapa manuver di udara disambut antusias tamu undangan. Beberapa di antara tamu undangan yang hadir seperti Bupati Malang Rendra Kresna.

Pewarta: Ashaq Lupito
Penyunting: Bayu Mulya
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Falahi Mubarok