Target Tekan Angka Pengangguran hingga 25 Persen

KEPANJEN – Masih tingginya angka pengangguran di Kabupaten Malang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Melalui kegiatan Milenial Job Market Fair 2019, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang berupaya agar angka jobless yang mencapai 45.299 orang bisa terkurangi.

Event tahunan yang berlangsung di halaman luar Stadion Kanjuruhan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Didik Budi Muljono kemarin (13/11).

Diikuti oleh 80 perusahaan serta instansi, baik negeri maupun swasta, job fair tersebut berlangsung selama dua hari hingga hari ini (14/11). ”Target kami pengurangan (pengangguran) bisa ditekan sampai 25 persen pada 2020,” kata Didik.

Mantan Inspektur Kabupaten Malang tersebut menambahkan, pemerintah terus berupaya menghadirkan peluang pekerjaan baru di tengah masyarakat.

Entrepreneurship dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sektor utama untuk menekan angka pengangguran.

”Di sektor UMKM misalnya, selain mencetak peluang untuk menciptakan kerja bagi dirinya sendiri, mereka (masyarakat) juga membuka peluang (pekerjaan) bagi orang lain,” jelas Didik.

Dalam acara ini, Disnaker Kabupaten Malang juga melibatkan instansi TNI dan Polri. Secara khusus, mereka melakukan sosialisasi kepada 500 siswa-siswi di tingkat akhir dari beberapa SMA dan SMK di kabupaten.

Didik pun optimistis program kartu prakerja yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo dalam kurun lima tahun ke depan bakal menekan angka pengangguran di daerah.

Seperti diberitakan sebelumnya, hingga akhir 2018 lalu tercatat 45.299 pengangguran yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.

Dari jumlah itu, 15.973 jiwa di antaranya lulusan sekolah dasar (SD). Menyusul lulusan SMP dengan jumlah pengangguran 11.757 jiwa.

Sedangkan lulusan sekolah menengah atas, jumlah pengangguran didominasi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan total 8.552 orang.

Sementara di tingkat lulusan SMA, angka pengangguran mencapai 4.001 jiwa. Selanjutnya di tataran lulusan sarjana terdapat 5.016 jiwa yang masih belum bekerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo menuturkan, dari 80 peserta job fair, tiga stan di antaranya diisi panitia rekrutmen dari TNI angkatan darat (AD), angkatan udara (AU), serta Polri.

Mereka berasal dari tiga satuan yakni Ajendam V/Brawijaya, Dispers Lanud Abd Saleh, dan Polres Malang. ”Kami utamakan untuk siswa SMA atau SMK di tingkat akhir yang berada di pelosok Kabupaten Malang,” ujarnya.

”Total ada 500 anak yang kami berikan sosialisasi, dengan harapan supaya mereka punya kesempatan yang lebih panjang untuk mempersiapkan diri mendaftar sebagai prajurit TNI maupun Polri,” jelas Yoyok.

Mantan staf ahli bidang hukum dan politik Setda Kabupaten Malang itu berharap, dengan diselenggarakannya Milenial Job Market Fair 2019, pemberi kerja maupun pencari kerja bisa mendapatkan karyawan maupun perusahaan yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Pewarta : Farik Fajarwati
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Nenny Fitrin, Adv