Tangsel Juga Punya Batik, Motifnya Unik

“Saya sedang mendapat amanat dan kepercayaan dari Pemerintah Kotamadya Tangerang Selatan untuk mengeksplorasi batiknya,” kata Ian dalam keterangan tertulis, Rabu (6/12).

Menurutnya, keistimewaan Batik Tangsel terdapat pada motif dan warna yang lebih beragam, di mana banyak terinspirasi dari lingkungan, adat istiadat, kuliner, alam, flora dan fauna yang ada di kota yang mulai berkembang tersebut.

Batik Tangsel di Tangan Desainer Ian Andrian
(Istimewa/Ian Andrian)

“Meski tidak memiliki motif secara khusus tetapi (Batik Tangsel) mengangkat kearifan budaya lokal, yaitu berupa pemilihan ikon flora dan fauna. Di Tangsel terkenal dengan budidaya Anggrek Ungu jenis Van Douglas yang harus dilestarikan,” paparnya.

Dengan pagelaran busananya, Ian berharap Batik Tangsel semakin dikenal dan digandrungi sehingga meningkatkan pendapatan para pengrajin batik di kota tersebut.

“Batik Tangsel diharapkan mampu meningkatkan sektor ekonomi kreatif dan usaha kecil menengah terutama para perajin batik. Tentunya dengan digerakkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan baik dari pelatihan, penjualan, hingga pemasaran secara offline dan online,” ungkapnya.

Secara umum, Ian berharap industri tekstil di seluruh nusantara semakin berkembang, baik berupa tenun, jumputan dan batik. Apalagi, batik sudah menjadi identitas bangsa setelah diakui oleh UNESCO sebagai benda warisan budaya sejak tahun 2009.

“Maka diharapkan batik di seluruh nusantara bermunculan dengan motif dan ciri daerah masing-masing-masing,” ujarnya.

Untuk diketahui, Ian memang kerap mengangkat kain lokal dari berbagai daerah dalam rancangannya, sehingga menjadi terkenal. Di antaranya, kain Sasirangan dari Kalimantan yang dieksplorasi melalui acara peragaan busana di pasar Apung, Banjarmasin. Selain itu, ia juga pernah mengesplorasi batik-batik Jawa dan Papua dalam karyanya.


(ika/JPC)