Tangkal Parkir Liar, Beli Mobil Derek Rp 1,9 M

MALANG KOTA – Jika selama ini hanya ancaman, beda lagi dengan tahun depan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang tahun depan memiliki mobil derek. Karena pengadaan mobil ini dikabulkan tahun depan.

Sehingga, armada baru ini bisa untuk menindak mobil yang parkir sembangan di tepi jalan.

Kadishub Kota Malang Handi Priyanto menyatakan, pihaknya masih banyak menemukan kejanggalan di jalan. Sejumlah trotoar masih dimanfaatkan masyarat menjadi tempat parkiran.

Termasuk mobil dan motor yang diparkir di badan jalan. ”Saat ini kami intensifkan sidak. Tahun depan kami bisa menindak dengan mobil derek,” kata Handi Priyanto, kemarin.

Menurutnya, jika ada mobil parkir sembarangan, ban mobil akan dikempesi dan diangkut dengan mobil derek. Namun, biaya derek menjadi exclude, atau ditanggung pemilik mobil. “Supaya ada efek jera bagi yang suka parkir sembarangan,” terang dia.

Lebih lanjut, rencana tersebut sebenarnya sudah diusulkan pada tahun 2018 lalu. Namun, hingga kemarin masih belum dianggarkan. “Sehingga, kami hanya inpeksi parkir liar saja,” ungkap dia.

Sementara itu, Kabid Daltib sekaligus Plt Kabid Parkir Dishub Kota Malang Mustaqim Jaya menambahkan, pihaknya menyiapkan pengadaan mobil derek sekaligus alat kunci ban senilai Rp 1,9 miliar.

Dana ini bersmuber dari APBD (anggaran pendapatan dan belanja) tahun 2020. ”Tahun ini, kami hanya mengingatkan saja. Tapi tahun depan yang parkir liar langsung kami kunci bannya, kami derek,” tegasnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polres Malang Kota. Karena dalam setiap sidak (inpeksi mendadak), hampir ditemukan ada pelanggar.

Yaitu petugas parkir liar, atau bisa masuk dalam kasus premanisme. Sehingga, penanganan dilimpahkan ke polisi, atau masuk ranah pidana. ”Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian,” imbuhnya.

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga bakal menyasar driver online yang parkir sembarangan. Sehingga, pihaknya tidak akan tebang pilih dalam melakukan penindakan. ”Banyak juga kendaraan (ojek online) yang masih abai terhadap rambu-rambu,” ujar dia.

Pewarta : Fajrus Shidiq
Penyunting : Imam Nasrodin