Tambah Layanan, Maksimalkan Dua Sumber

Jaminan ketersediaan air bersih di wilayah Malang selatan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi PDAM Kabupaten Malang. Di perayaan hari jadi mereka ke-37 tahun yang dilangsungkan kemarin (4/6) di Pendapa Agung Kabupaten Malang, PR itu kembali terungkit. Direktur PDAM Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, memastikan bila pi haknya sudah bergerak menuntas kannya. Optimalisasi bantuan hibah di dua lokasi, yakni Sumber Dieng Kecamatan Kepanjen, dan Kalisat di Kecamatan Donomulyo, menjadi andalan mereka.

KEPANJEN – Jaminan ketersediaan air bersih di wilayah Malang selatan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi PDAM Kabupaten Malang. Di perayaan hari jadi mereka ke-37 tahun yang dilangsungkan kemarin (4/6) di Pendapa Agung Kabupaten Malang, PR itu kembali terungkit. Direktur PDAM Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, memastikan bila pi haknya sudah bergerak menuntas kannya. Optimalisasi bantuan hibah di dua lokasi, yakni Sumber Dieng Kecamatan Kepanjen, dan Kalisat di Kecamatan Donomulyo, menjadi andalan mereka.

”Dua lokasi itu nantinya akan kami prioritaskan untuk mendongkrak penambahan pelanggan sampai tahun 2020 mendatang,” kata Syamsul. Terlepas masih adanya PR tersebut, ia mengaku bila cakupan layanan PDAM saat ini sudah mencapai 92,5 persen. Layanan tersebut antara lain terdiri dari 32,5 persen pelayanan PDAM, 20 persen layanan perpipaan, dan Hippam (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum ) desa sebesar 40 persen. Dengan begitu, angka layanan PDAM Kabupaten Malang diketahui masih kurang 7,5 persen.

Untuk menekan angka itu, pemanfaat kan sumber mata air baru memang menjadi langkah pasti PDAM. Dari dua sumber mata air di Kecamatan Kepanjen dan Donomulyo yang bakal dimaksi malkan, Syamsul optimis bisa menambah layanan untuk 14 ribu pelanggan baru. ”Untuk sumber Dieng dengan kapasitas 100 liter per detik kami alokasikan untuk memenuhi kebutuhan air terhadap 10 ribu pelang gan. Yang dari Sumber Kalisat kapasitasnya 40 liter per detik, untuk memenuhi kebutuhan 4.000 pelanggan,” jelas dia.

Target tinggi juga disematkan PDAM untuk sambungan rumah. Hingga Desember 2018 mendatang, mereka menargetkan bisa menambah kapasitas hingga 5.000 sambungan rumah baru. Hingga akhir bulan Mei lalu, PDAM telah menuntaskan pemasangan untuk 2.500 sambungan rumah. Di sisi lain, optimalisasi ketersediaan air minum bersih juga menjadi salah satu inovasi PDAM Kabupaten Malang untuk mencapai target peningkatan pelayanan.

”Untuk AMDK (air minum dalam kemasan), kami masih terus berupaya untuk mencari penambahan pasar pemasaran,” sambung Syamsul. Seperti diketahui, produk air minum Tirta Kanjuruhan memang sudah diproduksi PDAM sejak beberapa waktu yang lalu.



Pewarta: Farikh Fajarwati
Penyunting: Bayu Mulya
Foto: Bayu Eka