Takluk 0-1 dari Persita Tangerang, Pelatih PSMS Medan Bilang Begini

Merajut Kebinekaan Lewat Kadiv Humas Polri Cup 2019 - JPNN.com

Pelatih PSMS, Jafri Sastra. Foto: pojoksatu

jpnn.com, TANGERANG – Pelatih PSMS Medan, Jafri Sastra, mengaku kecewa setelah skuadnya kalah 0-1 dari tuan rumah Persita dalam laga lanjutan Liga 2 2019 di Stadion Sport Centre, Kelapa Dua, Tangerang, Minggu (22/9).

Gagal membawa pulang poin, Jafri tetap optimistis timnya bisa finis di urutan keempat wilayah Barat Liga 2 untuk masuk ke babak 8 besar.

Kekalahan ini membuat PSMS tertahan di posisi lima klasemen sementara wilayah Barat dengan 28 poin.

Dia menyebut kekalahan Ayam Kinantan sore tadi, bukan karena jeleknya permainan Legimin Raharjo dkk, melainkan kesulitan memanfaatkan peluang gol.



“Kami sore ini bermain tidak jelek. Hanya sayang anak-anak tidak bisa memanfaatkan peluang-peluang gol. Tidak bisa dimaksimalkan,” ujarnya usai laga.

Jafri juga menampik kekalahan ini karena para pemainnya grogi bermain tandang di hadapan suporter tuan rumah. “Suporter Persita baik-baik, saya paling tahu pemain saya grogi atau tidak,” bebernya.

“Kami tidak bisa memanfaatkan peluang gol itu saja. Persita punya satu peluang gol langsung masuk, kita punya tiga peluang gol tidak bisa dimaksimalkan,” tegasnya.

“Tapi Kami harus tetap membangun semangat, kami masih ada empat pertandingan yang harus kami hadapi. Kami belum akan menyerah untuk lolos dari grup ini untuk menjadi 4 tim terbaik. Kekalahan ini harus kami lupakan,” tegasnya.