Tak Timbulkan Bau, Pembangunan ITF Didukung Warga

JawaPos.com – Setelah menunggu lama, pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) akan dimulai. Rencananya groundbreaking akan dilakukan pada 20 Desember mendatang, di Sunter, Jakarta Utara.

Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan DLH DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, pihaknya telah melakukan survei kepada masyarakat. Sejauh ini, warga sekita mendukung dengan rencana pembangunan. Karena pihaknya memastikan ITF tidak akan mengeluarkan bau, meski dibangun di tengah kota.

“Hasilnya positif juga, karena sudah tahu juga kalau kita itu perlu pengelolaan sampah dalam kota, kalau nggak nanti mau buang ke mana. Kalau Bantar Gebangnya tutup gimana?,” tutur Andono, saat dihubungi, Rabu (12/12).



Nantinya, proses pengelolaan sampah di ITF menggunakan mesin pembakaran sampah bersuhu tinggi (insinerator). Suhunya mencapai lebih dari 1.000 derajat celcius. Dengan metode ini mengubah sampah menjadi energi listrik.

“Oh nggak bau dong, ini bedanya karena pakai teknologi yang paling modern yang ada di dunia. Kami pakai teknologi yang sudah terbukti di berbagai kota di dunia kayak Tokyo, Seoul, dan Singapore,” jelasnya.

Andono menekankan karena tidak adanya pembakaran maka polusi udara hampir dikatakan tidak ada. Dengan insenerator membuat sampah tidak menimbulkan asap.

ITF ini diketahui merupakan hasil kerjasama dari Finlandia dengan Indonesia. Dalam pengadaan ITF, Indonesia akan menggunakan alat-alat modern seperti Suggest Treatment Technology (STT) yang menggunakan standar Eropa.

(rgm/JPC)