Tak Sempat Berteduh, Zaenal Tewas Tersambar Petir Saat Cari Rumput






JawaPos.com- Hujan deras disertai dengan petir yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Malang menimbulkan korban jiwa, Kamis (8/11). Petaka dialami Zaenal Arifin, 35, warga Kalipare saat mencari rumput. Nyawanya melayang usai tersambar petir.





Dia ditemukan meninggal dunia di tengah persawahan, Dusun Dadapan, Desa Tlogorejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Tubuhnya telentang dengan mata membelalak.  





Sementara itu, di dekatnya terdapat sabit untuk memotong rumput. Serta sekarung penuh isi rumput.





Bagian Pemberitaan PMI Kabupaten Malang Handoyo menjelaskan, korban diduga meninggal dunia ketika menyabit rumput.”Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, korban saat itu berangkat dari rumahnya mencari rumput. Tepatnya di persawahan dekat Sungai Brantas, Dadap, Pagak,” kata Handoyo, usai evakuasi. 





Handoyo menambahkan, saat mencari rumput, turun hujan deras disertai dengan petir. Korban yang berada di tengah sawah mencoba berteduh. Nahas, Zenal tersambar petir di tengah-tengah sawah dan meninggal di tempat. 





Jenazah Zaenal pertama kali ditemukan oleh dua warga setempat, Sunari, 35 dan Atim, 45. Saat itu, Zaenal sudah dalam posisi terlentang kaku tak bergerak.






Mendapati korban dalam kondisi tak bernyawa, kedua saksi mata melaporkan kejadian ini ke perangkat Desa Tlogorejo. Selanjutnya diteruskan ke Polsek Pagak. 






Tanpa menunggu lama, petugas kepolisian dan PMI Kabupaten Malang menuju lokasi kejadian.  Mereka segera mengevakuasi korban.  





Handoyo menambahkan, korban langsung dibawa ke rumah duka usai dievakuasi. Selanjutnya langsung diserahkan ke keluarga Zaenal. “Langsung diserahkan ke keluarga dengan pendampingan dari Polsek Kalipare,” tandas Handoyo. 





(tik/JPC)