Tak Kuat Menanjak, Bus Mundur dan Terbalik di Jalur Puncak

JawaPos.com – Kecelakaan kembali terjadi di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Rabu (1/5) siang. Kali ini, sebuah bus berpenumpang mengalami kecelakaan di Tajakan Selarong Jalan Raya Puncak, Kecamatan Megamendung.

Seperti diberitakan Radar Bogor (Jawa Pos Group), Cecep, 34, salah seorang saksi mata yang melihat kejadian itu menuturkan, dari atas bus tiba-tiba mundur dengan kecepatan tinggi dan oleng sehingga terbalik.

“Tadi, bus tiba-tiba mundur. Untungnya jalan tidak terlalu ramai, sehingga tidak ada kendaraan yang di belakangnya ikut tertabrak,” ujar dia.

Sementara itu Kasubbag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, petugas Satlantas Polres Bogor telah mengevakuasi bus yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Desa Cibogo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Dia menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan, awalnya bus Mitsubishi Nopol A 7531 FL yang mengangkut rombongan anak sekolah dari Banten tersebut bergerak dari arah Gadog menuju Puncak untuk berlibur ke Taman Wisata Matahari.

Bus terbalik sedang dalam evakuasi petugas. (dok Radar Bogor/ Jawa Pos Group

“Namun, setiba di tanjakan Selarong kendaraan tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan telat melakukan pengereman yang mengakibatkan mobil bus terguling ke kiri dengan posisi ban sebelah kanan di atas,” terangnya.

Penanganan evakuasi dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fadli bersama anggota Satlantas Polres Bogor dibantu dengan kendaraan derek dari Jasa Raharja Jagorawi.

Saat ini terdata 5 orang yang mengalami luka ringan dan sedang dalam perawatan di RSUD Ciawi dengan didampingi petugas Satlantas Polres Bogor.

Mereka adalah Sri Rahayu, 31; Ami, 34; Eli A, 43; M. Agil Alfakri, 10; dan Didit, 13. Para korban sudah dievakuasi ke RSUD Ciawi untuk mendapatkan perawatan medis.