Tak Diberi Uang Rp 100 Ribu, Anak Tikam Ibu Sendiri

JawaPos.com – Perbuatan FG benar-benar tak patut ditiru. Sebagai seorang anak, FG seharusnya berbakti kepada orang tua. Namun, dia justru menganiaya ibu kandungnya sendiri dengan menggunakan senjata tajam.

Perbuatan itu dilakukan FG setelah keinginannya meminta uang kepada ibunya tidak dipenuhi. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/7) malam, sekira pukul 19.00 Wita, di rumahnya yang berada di kawasan Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Tarakan Ipda Dien F Romadhoni mengatakan, berdasarkan keterangan pelaku uang yang dimintanya sebesar Rp 100 ribu. “Diduga untuk membeli sabu,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Rabu (10/7).

Karena tidak diberi uang yang diminta, FG pun mengambil sebilah pisau lalu dihunjamkan ke arah ibunya. Sang ibu pun mengalami luka sayatan di bagian tangan.



Setelah melukai ibunya, FG pun kabur dari rumah. Tidak lama setelah kejadian, ibunya melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian. FG ditangkap di sekitar rumahnya sekira pukul 23.00 Wita.

Saat ini, polisi juga masih mendalami laporan ibu kandung apakah akan mencabut laporannya atau tetap dilanjutkan. Namun, menurut Dien, FG terancam 5 tahun penjara sesuai Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga.