Tahun Ini Masuk SMPN Lebih Mudah

MALANG KOTA – Masuk SMPN di Kota Malang lewat jalur prestasi tahun  ini sepertinya lebih mudah dibanding sebelumnya. Sebab, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang melonggarkan persyaratan penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui jalur prestasi. Sebelumnya pendaftar diterima jika pernah menyabet juara di tingkat Provinsi Jawa Timur, kini juara tingkat kota juga dinyatakan memenuhi syarat.

Selain itu, jumlah pendaftarnya masih dibawa kuota. Hingga hari kedua pendaftaran PPDB jalur prestasi kemarin (14/5), ada 256 pendaftar. Padahal, kuota yang bakal diperebutkan diperkirakan ada 300 kursi. Dengan kata lain, jika tidak ada penambahan pendaftar pada hari ketika atau terakhir pendaftaran hari ini (15/5), maka semua pendaftar berpotensi diterima.

”Kalau PPDB jalur prestasi dijatah 5 persen, berarti sekitar 300-an kursi,” kata Kadisdik Kota Malang Zubaidah.

Zubaidah menegaskan, kuota sekitar 300 kursi untuk PPDB jalur prestasi itu dibagi ke 27 SMPN se-Kota Malang.

Disinggung mengenai alasan melonggarkan persyaratan, Zubaidah memaparkan, hal itu karena kuota yang diperebutkan makin sedikit. Tahun lalu, jatah kuota PPDB jalur prestasi di masing-masing sekolah mencapai 35 persen. ”Sekarang menyusut jadi lima persen,” kata mantan sekretaris Disdik Kota Malang itu.



Meski syaratnya dilonggarkan, tapi mantan kepala dinas sosial (kadinsos) itu menegaskan akan tetap berpatokan pada mekanisme tahun lalu. ”Kami ubah dari awalnya minimal juara III tingkat provinsi menjadi juara III tingkat Kota Malang. Itu karena kuota PPDB jalur prestasi sudah kecil sekali,” katanya.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang, banyak orang tua yang tetap mengirimkan berkas putranya meski tidak memenuhi syarat. Misalnya juara setingkat gugus, kelurahan, kecamatan, dan lomba-lomba yang diadakan swasta.

Ade K, salah satu pendaftar itu membawa berkas berisi juara tingkat gugus. ”Anak saya kebetulan menang juara gugus,” kata warga Pakis, Kabupaten Malang, itu.

Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN se-Kota Malang Drs Burhanudin optimistis, kuota yang diperkecil itu bakal menjaring siswa berprestasi. ”Karena yang diterima kecil, maka persaingannya ya ketat sekali,” kata dia.

Pewarta               : Sandra Desi
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Mahmudan