29 C
Malang
Sabtu, Februari 17, 2024

TAG

Sekolah SPI

Julianto Terbukti Bersalah, Jaksa Anggap Bukti Kasus Cukup

Sidang atas perkara dugaan kekerasan seksual dengan terdakwa Julianto Eka Putra mendekati akhir. Kemarin (10/8), jaksa membacakan replik atau tanggapan atas pembelaan yang pekan lalu diajukan kuasa hukum bos Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) itu. Versi jaksa, bukti dan kesaksian yang dihadirkan selama persidangan sudah cukup untuk menyatakan Julianto bersalah. 

Tim Julianto Susun Seribu Lembar Nota Pembelaan

Adu kekuatan bukti dan saksi semakin memanas dalam sidang perkara dugaan kekerasan seksual dengan terdakwa Julianto Eka Putra.

Bos Sekolah SPI Dituntut 15 Tahun Bui

Sidang pembacaan tuntutan untuk terdakwa dugaan kekerasan seksual Julianto Eka Putra akhirnya bisa dilaksanakan kemarin (27/7).

Berkas Tuntutan Julianto Belum Beres

Waktu dua minggu ternyata tidak cukup bagi jaksa penuntut umum (JPU) untuk menyusun berkas tuntutan bagi JuliantoEka Putra.

Komnas PA Pastikan Julianto Masih Ditahan

Seberapa berat tuntutan pidana yang akan diajukan jaksa terhadap bos Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Julianto Eka Putra?

Polda Olah TKP ke Sekolah SPI

Bos Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu Julianto Eka Putra tidak hanya terbelit perkara dugaan kekerasan seksual.

Julianto Ditahan setelah Ada Empat Permohonan

Penahanan Julianto Eka Putra pada Senin lalu (11/7) bisa dibilang melalui proses panjang

Julianto Ditahan Jelang Tuntutan

Bos Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu Julianto Eka Putra akhirnya ditahan juga.

Dinilai Perlakuan Hakim Tidak Tepat, Kuasa Hukum Korban Bos SPI Mengadu ke MA

Sidang kasus pelecehan seksual dengan terdakwa bos Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Julianto Eka Putra terus diwarnai aksi protes. Terbaru, kuasa hukum korban juga mempertanyakan perlakuan hakim yang dinilai tidak tepat. Hari ini (11/4), mereka berencana melaporkan berbagai kejanggalan itu ke Mahkamah Agung (MA).

Kasus Asusila di Sekolah SPI, Komnas PA Kritik Keras Sikap Pengacara Terdakwa

Ketua Komnas Pelindungan Anak Arist Merdeka Sirait menuding ada upaya penekanan terhadap korban lewat pertanyaan-pertanyaan di luar konteks perkara yang dilakukan para kuasa hukum Julianto saat persidangan.

Berita Terbaru

/