Tabungan Sampah Jadi Tambahan THR Ibu-Ibu

Bank sampah Gentong Agung Dusun Jantur, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, didatangi para ibu-ibu, kemarin (10/4). Mereka bersemangat membawa berbagai jenis sampah untuk ditabung. Tabungan itu bisa mereka nikmati jelang Lebaran.

BUMIAJI – Bank sampah Gentong Agung Dusun Jantur, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, didatangi para ibu-ibu, kemarin (10/4). Mereka bersemangat membawa berbagai jenis sampah untuk ditabung. Tabungan itu bisa mereka nikmati jelang Lebaran.

”Nanti uangnya jadi THR tambahan buat kami para ibu-ibu seperti kami,” terang Lina Noviana, koordinator bank sampah.

Menurut Lina, sampah rumah tangga yang sudah terkumpul selama sebulan diambil petugas dari TPST (tempat pengolahan sampah terpadu) 3R (reduce, reuse, recycle) Batu. ”Kami membawahi sekitar 70 bank sampah seperti di Gentong Agung ini. Setiap hari kami berkeliling di 3 tempat tanpa hari libur,” terangnya di sela-sela menimbang sampah warga sebelum dinaikkan ke pikap.

Salah satu keunikan bank sampah yang dijalankan warga, kata Lina, karena benar-benar dijalankan secara mandiri. ”Kami ini beda dengan bank sampah lainnya. Murni dari masyarakat. Istilah kerennya, bottom-up,” ujar Lina lantas terkekeh.

Kata Lina, bank sampah yang mereka gunakan bukan dari pemerintah ataupun program CSR. ”Tempat TPST 3R saja kami sewa secara mandiri dari warga,” tambahnya.



Finda Ermawati, warga Jantur, bertugas membantu membuat tabungan para ibu-ibu yang uangnya berasal dari penjualan sampah mereka sendiri. ”Memang tabungannya belum ada yang banyak. Setiap orang bervariasi, ada yang tabungannya sudah Rp 150 ribu,” ungkapnya.

Adanya bank sampah ini membuat masyarakat makin sadar untuk menjaga lingkungan. Hal itu terlihat dengan semakin jarangnya sampah plastik, botol, atau kardus yang berserakan di sekitar rumah dan kebun warga.

Pewarta :Darmono
Penyunting : Ahmad Yani
Copy Editor :Arief Rohman
Foto :Darmono