Sutiaji ke Maba IBU: Jangan Anarkis

MALANG KOTA – Wali Kota Malang, Sutiaji hadir dalam serangkaian pelaksanaan Program Orientasi Mahasiswa Baru (Posmaba) IKIP Budi Utomo (IBU) Malang hari ini, (27/9). Tak sekadar hadir, mantan Wakil Wali Kota Malang ini juga turut memakai jas almamater warna biru tua layaknya 1.010 maba IKIP Budi Utomo. Wajah sumringah Sutiaji terlihat jelas, saat Dr. Nurcholis Sunuyeko, Rektor IBU membantu mengenakannya.

Dalam sambutannya, Sutiaji berpesan dua hal. Pertama, kader PKB itu meminta para mahasiswa agar tidak bertindak anarkis. Mengingat 80 persen maba merupakan mahasiswa luar daerah dimana perbedaan budaya yang bisa memunculkan masalah situasi dan kondisi yang tidak harapkan. Seperti, tawuran ataupun budaya minum minuman keras hingga menganggu lingkungan sekitar.

“Karena budaya luar nantinya akan masuk ke Malang. Sebaiknya, tetap pertahankan norma dimana kita berada. Di sini tidak ada anarkis,” tegasnya.

Kedua, pria berkacamata ini mengaku siap menerima undangan dari mahasiswa untuk berdiskusi. Utamanya, tentang pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama. Sutiaji juga menyampaikan keinginannya. Agar para ASN berkomunikasi menggunakan tiga bahasa di hari-hari tertenu. Yakni, bahasa Jawa, sebagai bahasa daerah. Bahasa Indonesia untuk bahasa nasional. dan bahasa Inggris untuk bersiap Go Internasional.



Mengingat kota Malang juga banyak didatangi oleh orang luar negeri. Entah sekadar belajar di Kampus IBU ataupun melancong. “Saya ingin ASN tidak hanya ngomong bahasa Indonesia, karena kita harus ramah dalam berbahasa,” tutupnya.

Pewarta : Feni Yusnia
Fotografer : Feni Yusnia
Penyunting : Shuvia Rahma