Suhu Jepang Tembus 41 Derajat Celcius, Lansia Korban Terbanyak | JawaPos.com

Suhu Jepang Tembus 41 Derajat Celcius, Lansia Korban Terbanyak | JawaPos.com

JawaPos.com – Gelombang panas di Jepang telah menewaskan lebih dari 40 orang dan mengirimkan ribuan orang ke rumah sakit karena suhu mencapai rekor 41,1 derajat Celcius. Seperti dilansir Express, Jepang seperti sebagian besar Eropa berada dalam genggaman gelombang panas terik.

Media lokal melaporkan, banyak warga lanjut usia yang tewas akibat serangan gelombang panas. Gelombang panas dua minggu juga merenggut nyawa bocah laki-laki berusia enam tahun yang meninggal setelah mengikuti pelajaran sekolah di luar.

Di mana suhu terpanas Jepang yang pernah tercatat? Rupanya cuaca pernah menembus 41,1 derajat Celcius di Kumagaya di Prefektur Saitama, barat laut Tokyo. Suhu rata-rata untuk rentang Juli dari 29 derajat Celcius di Tokyo hingga 31 derajat Celcius di Nagoya, setidaknya 10 derajat Celcius lebih panas dari biasanya.

Warga di Jepang bertahan dari gelombang panas (AFP)

Menurut Kyodo News, Dinas Kebakaran Tokyo mengirim 3.091 ambulans untuk membantu mereka yang diserang gelombang panas. Angka pengiriman ambulans itu memecahkan rekor pada hari Minggu.



Diperkirakan sejumlah 10 ribu orang juga telah dirawat di rumah sakit karena penyakit terkait panas sejak suhu melonjak dua minggu lalu. Kepala Accuweather Joel Myers memperingatkan yang lebih buruk akan terjadi.

AccuWeather memperkirakan jumlah korban jiwa dari gelombang panas Jepang kemungkinan sudah ada ratusan. “Kami memperkirakan jumlahnya akan naik ke ribuan sebelum gelombang panas berakhir,” ujar Myers.

Menurut Myers, kelompok berisiko tinggi meninggal akibat gelombang panas di antaranya lansia dan orang sakit seperti penderita asma dan gagal jantung.

Gelombang panas ini menyebabkan masalah keamanan bagi perencana kota dan badan atletik yang menyelenggarakan Olimpiade Musim Panas Tokyo pada tahun 2020.

(ina/JPC)