Strategi Retail Siasati Lesunya Penjualan, Perkecil Toko Hingga…

Strategi Retail Siasati Lesunya Penjualan, Perkecil Toko Hingga...

Salah satu upaya uang harus dilakukan peritel adalah dengan melakukan relolasi yakni mengurangi ukuran toko sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen saja.

“Jadi ada beberapa peritel yang melakukan relokasi itu adalah bagian untuk mengcompact (memadatkan) ukurannya yang tadinya besar sekarang ukurannya jadi lebih compact (padat),” jelas Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (9/4).

Roy mengaku hal ini terpaksa dilakukan untuk memperbaiki kondisi bisnis yang masih terus melambat memasuki puasa dan lebaran mendatang. Selain itu, Roy juga akan meminimalkan produk-produk yang tidak terlalu diminati oleh masyarakat.

“Kita mulai inventarisir produk-produk yang tidak dominan atau yang tidak sesuai dengan harapan rakyat,” terangnya.

Sementara, produk-produk dominan yang tak akan ditinggalkan masyarakat seperti bahan pokok akan terus ditingkatkan dari sisi kualitas dan kapasitasnya.

“Kami berupaya tambah kapasitas produk-kapasitas itu. Kemudian kita buat program-program yang dapat memberi keuntungan bagi konsumen. Misalnya program rewards,” jelasnya.

Rewards ini dilakukan lewat kerja sama dengan beberapa perusahaan fintech untuk memberikan benefit ke masyarakat dalam bentuk poin. Kata Roy, hal ini sudah dilakukan oleh beberapa retailers.

“Ini secara simultan beberapa peritel sudah mulai melakukannya. Sebagai bagian dari inovasi bisnis,” tuturnya.

Disamping itu, Aprindo yang difasilitasi oleh Kementerian Perdagangan juga akan membuat toko di lingkungan pesantren. Dia bilang di satu sisi Aprindo akan distribusikan barang ke pondok pesantrean atau ke warung retail tradisional yang sudah dikerjasamakan sejak awal.


(uji/JPC)