Strategi Emiten PGJO Mengejar Laba Pasca IPO

JawaPos.com – Perusahaan penyedia layanan digital travel PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO) akan memfokuskan untuk meraih profit setelah mampu melakukan pengembangan platform dan mitra usaha.

“Kita berharap kita sudah bisa mencatat (laba) di tahun keenam, kita sudah membuat sebuah proyeksi bisnis dan sangat hati-hati namun sustain (berkelanjutan) agar di tahun keenam itu kita sudah bisa mencatatkan laba,” ungkap CEO PGJO Claudia Ingkiriwang usai IPO di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (8/1).

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya belum memikirkan untuk ‘naik kelas’ ke Papan Pengembangan. Saat ini pihaknya memprioritaskan dalam pengaplikasian strategi marketing untuk mencapai laba tersebut.

“Target kami setelaj IPO ini adalah marketing, memang pada tahun 2019 itu aktivitas utama kami adalah membangun platform dan mitra waktu itu, jadi di 2020 ini target kami masuk ke transaksi, ada beberapa parameter yg sudah jadi dan akan dilakukan,” kata dia.

Platform ini mentargetkan adanya 180 ribu transaksi pada tahun ini. Khususnya untuk para wisata mancanegara. Untuk mencapai hal tersebut, pihaknya akan berkolaborasi bersama dengan Kementerian Pariwisata.

“Target kami itu wisman, jadi Pigijo ini akan sangat membantu wisman yang datang ke Indonesia, kira-kira 10 sampai 20 persen wisman yang datang ke Indoneisa datang menggunakan fitur Pigijo,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan IPO sebagai pemicu startup lain untuk melantai di pasar saham. Sebagaimana diketahui, PGJO merupakan salah satu startup binaan BEI yang masuk ke dalam program IDX Incubator.

“Untuk menjadi (perusahaan) besar kita butuh model ya, kenapa kita memilih IPO, karena pertama ini bisa menunjukkan kualitas perusahaan, bimbingan dari IDX Incubator juga sangat penting bagi kami, selain kuat di fundamental, tentunya ada bimbingan-bimbingan untuk market yang saat ini kita dapatkan keuntungan lebih dari kita lakukan IPO di Papan Akselerasi,” tutupnya.

Caption: CEO PGJO Claudia Ingkiriwang saat melakukan IPO di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (8/1).

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking