MALANG KOTA – Kerja sama internasional terus dilakukan oleh STIE Malangkucecwara. Paling anyar, kemarin mereka memberangkatkan dua mahasiswanya, Nadya Oktairiani Fabanyo dan Theresia Ella Suryani Daud, untuk mengikuti pertukaran mahasiswa ke Kanda University of International Studies di Jepang. Dalam seremoni tersebut, STIE MCE juga menerima kembali dua mahasiswanya, Dea Mona Agustine dan Reva Rizki Zuraida, yang telah setahun berada di Kanda University of International Studies di Jepang.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) STIE MCE Ir Dwinita Aryani PhD menjelaskan, prestasi membanggakan diukir oleh Dea dan Reva yang baru pulang dari Jepang. ”Mereka menempati posisi tujuh terbaik dari 130 negara dengan 120 peserta international programme di Kanda University,” ucap dia saat prosesi penerimaan dan pelepasan mahasiswa ke Jepang kemarin.

Dwinita menjelaskan, pertukaran mahasiswa ke Jepang ini sudah berlangsung selama tiga tahun ini. Selama di Jepang, mahasiswa STIE MCE banyak belajar bahasa dan budaya Jepang. ”Mahasiswa kami juga memiliki misi mengenalkan budaya dan bahasa Indonesia di Jepang,” katanya.

Lebih lanjut Dwinita menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah mahasiswa STIE MCE merasakan nuansa akademik di luar negeri. Selain itu, untuk transfer knowledge antarmahasiswa. ”Kami juga banyak menerima mahasiswa asing belajar di STIE MCE,” tegasnya.
Dia mencontohkan, dalam waktu dekat ini, pihaknya menerima sedikitnya lima mahasiswa luar negeri dalam program Darmasiswa. Yaitu, dua mahasiswa dari Mesir, dua mahasiswa dari Polandia, dan satu mahasiswa dari Jepang.

Ketua Yayasan PSM ABM Dra Dahniar dalam prosesi pelepasan tersebut berpesan agar dua mahasiswa STIE MCE dapat menjaga nama baik kampus yang juga kerap disebut ABM tersebut. ”Kami bahagia dengan prestasi yang telah ditorehkan mahasiswa kami,” tandasnya.

Penyunting: Didik Harianto
Copy Editor: Dwi Lindawati