Step By Step Bangun Startup Untuk Pemula

Program Manager New Energy Nexus Indonesia, Aditya Mulya Pratama

RADARMALANGID – Membangun startup itu susah-susah gampang. Sebagai perusahaan rintisan yang berdiri independen tentu banyak hal yang perlu dipikirkan. Dari realisasi ide, penentuan pasar, hingga budgeting.

Menyiapkan berbagai printilan itu cukup membingungkan bagi para startup enthusiast. Tak jarang ide bisnis mereka buntu karena tak bisa menentukan arah. Fenomena inilah yang mendorong New Energy Nexus Indonesia untuk menggelar bootcamp bertajuk RE(Charge) akhir pekan lalu, 30 November hingga 1 Desember 2019.

Dibimbing langsung oleh Program Manager New Energy Nexus Indonesia, Aditya Mulya Pratama dan I Made Aditya, peserta yang mayoritas adalah entrepreneur di bidang energi terbarukan itu belajar intens cara mengelola startup runtut dari dasar. Bagaimana?

Menentukan Tujuan Startup

Saat membangun usaha rintisan, setiap wirausahawan tentu punya tujuan personal, inilah yang perlu dipetakan sejak awal. Proses pembentukan bisnis kerap menemui kerumitan dan memegang teguh tujuan jadi kunci agar tetap semangat untuk berjalan. Selanjutnya, pegiat startup harus paham betul jenis produk atau jasanya, siapa pembelinya, berapa harganya, untuk apa bisnis tersebut dibentuk atau dijelaskan sebagai ‘what for who’.

Menemukan Pembeli

Produk atau jasa dibuat sesuai kebutuhan pembeli, oleh karena itu penting untuk berbincang dengan mereka. Strategi yang dapat dilakukan oleh startup adalah mengajak diskusi 10 orang dan memberi sejumlah pertanyaan, misalnya: Seberapa sering membeli produk, mudah atau tidak mendapatkan produknya, dan seberapa banyak yang akan mereka bayar. Dijawab dengan skala angka agar mudah dihitung.

Mencari Pasar

Langkah awal yang harus dilakukan adalah menentukan ‘First Market’ atau pasar pertama dari startup mereka. Beberapa caranya adalah meninjau sisi kemampuan dana untuk membeli, aksesibilitas pembeli, kompetisi, nilai yang akan dipegang oleh pembeli, dan siklus penjualan. Setelah itu baru membuat segmentasi pasar untuk mendapat pembeli yang lebih luas. Caranya adalah mengidentifikasi pembeli yang merasa diuntungkan atau dibantu dengan nilai-nilai yang diusung oleh perusaahaan.

Tak hanya pemaparan materi yang digodok matang oleh tim New Energy Nexus global, acara yang berlangsung di Ngalup Coworking Space itu juga memberikan hadiah untuk tim dengan ide terbaik. Salah satu peserta bernama Reza Renaldi mengaku mendapat banyak ilmu dan networking baru dari acara RE(Charge).

“Selama 2 hari semakin terbuka sam hal-hal dan ide-ide baru diluar sana, terutama tentant renewable energy. Fasilitas yang diberikan seperti modul dan hadiah kompetisinya juga nggak main-main,” ungkap Reza.

New Energy Nexus Indonesia merupakan organisasi global yang fokus pada pengembangan dan pembiayaan startup dalam bidang energi terbarukan. Info selengkapnya dapat diakses pada https://www.newenergynexus.com/region/indonesia/

Pewarta : Zhavirra Noor Rivdha
Foto : Istimewa
Penyunting: Fia