Stan Terbakar di Pasar Lawang Bertambah 50 Unit

JawaPos.com – Jumlah stan di Pasar Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), yang terdampak kebakaran bertambah. Sebelumnya ada 509 unit yang terbakar. Kini menjadi 559 unit. Artinya ada tambahan 50 unit yang terbakar.

Sesuai petak, untuk lantai atas ada sebanyak 264 los, 92 bedak, dan 5 toko yang terbakar. Sementara di lantai bawah ada sebanyak 114 los, 81 bedak, dan 3 toko yang terdampak. “Total ada 559 unit yang terbakar,” kata Kepala Unit Pengelola Pasar Daerah Lawang Sigit Sugiharto ketika ditemui JawaPos.com di Pasar Lawang, Jumat (19/4).

Total ada 1.300 pedagang di Pasar Lawang. 42 Persen pedagang di antaranya terdampak kebakaran. Untuk sementara, kerugian diprediksi mencapai Rp 10 miliar.


Berdasarkan pantauan JawaPos.com, beberapa pedagang masih ada yang nekat masuk ke dalam pasar untuk menyelamatkan barang dagangannya. Padaha, mereka sudah diimbau untuk tidak mendekati lokasi. “Pedagang belum bisa aktifitas. Kami berupaya untuk bersihkan supaya bisa beraktiftas,” ucap Sigit.

Saat ini, tim laboratorium forensik (labfor) Polda Jatim tengah melakukan penyelidikan di dalam pasar untuk mencari penyebab kebakaran. “Tim labfor melakukan pengecekan di lokasi, cari titik asal api,” terangnya.

Titik pertama yang diperiksa yakni lapak di lantai bawah. Selanjutnya menuju ke lantai dua. “Yang awal diperiksa di lapak los bawah, lapak penjahit,” ungkap Sigit.

Seperti diberitakan, kebakaran melanda Pasar Lawang pada Rabu (17/4) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Api membakar lantai dua pasar yang terletak di Jalan Dr Wahidin, Lawang, Kabupaten Malang itu. Kebakaran terus terjadi hingga Kamis (18/4) pagi. Api sempat padam pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Namun si jago merah kembali berkobar pada pukul 07.30 WIB.