Staf Kemensos Alfan Alfian Sebut Etos Kerja Bangsa Indonesia Rendah

MALANG KOTA – Etos kerja bangas Indonesia dinilai masih rendah dibandingkan dengan bangsa lain. Sehingga tidak heran dalam berbagai hal Indonesia kalah bersaing. Itulah salah satu yang disampaikan Dr M Alfan Alfian MSi, staf Kementerian Sosial RI dalam acara seminar nasional yang diadakan oleh FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (3/5).

Dalam seminar bertajuk Kebhinnekaan di Tangan Pemilik Masa Depan itu, Alfian mengatakan, kebhinekaan di tangan masa depan dikaitkan dengan ekonomi politik. ”Untuk menjadi bangsa yang maju harus menggali etos bangsa dan politik kebudayaan. Bangsa kita sekarang dianggap memiliki etos kerja rendah dibandingkan negara lain,” ujar Alfan.

Menurut dia, generasi milenial diharapkan mampu untuk membangkitkan sebuah etos kerja yang baru dengan menggali spirit – spirit bangsa luar.

“Jika generasi milenial mau maju, harus menggali spirit – spirit bangsa luar. Kebhinnekaan itu penting, maka etos kerja spirit harus ditanamkan mulai sekarang. Untuk UMM, bisa dimulai dengan spirit keagamaan misalnya,” papar lulusan fakultas ekonomi UMM tersebut.

Sedangkan Rektor UMM Dr Fauzan MPd menyampaikan bahwa kebhinekaan adalah suatu hal yang harus dorong oleh nilai sosial. Karena nilai – nilai sosial di zaman sekarang dinilai mulai luntur.

“Jangan hanya bicara kebhinnekaan ketika ada pilkada, bicara NKRI ketika pilpres. Tapi junjunglah keadaban sosial di mana saja. Cerminkan sosok yang menjunjung tinggi kebhinnekaan,” paparnya.

Sementara itu, acara seminar nasional kali ini juga menghadirkan beberapa pemateri yang lain yaitu Muhammad Qodari MA, direktur eksekutif Indobarometer, Dr Nazarudin Malik MSi, wakil rektor II UMM, Dr Ma’mun Murod Albarbasy dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, dan Dr Rinekso Kartono MSi Dekan FISIP UMM.

Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Arifina